Manfaat dan Khasiat Tanaman Obat (Bag. 3 Habis)

by
tanaman obat

1. Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa)

Khasiat: tumor, obat disentri, penyakit kulit.

Caranya: untuk eksim, 15 gram mahkota dewa. Tumbuk halus lalu tempelkan pada bagian kulit yang sakit. Jika sudah kering, ganti dengan yang baru. Lakukan 2 kali sehari.

2. Pandan Wangi (Pandanus Amaryllifolius Linn)

Khasiat: sedative, stomakik, tonik.

Caranya: untuk mengatasi lemah syaraf, ambil 5 lembar daun pandan wangi, rebus dengan 300 ml air hingga mendidih selama 15 menit. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore.

3. Pepaya (Carica Papaya L)

Khasiat: stomakik, emenagog, antelmintik, anti inflamasi, diuretic.

Caranya: untuk obat cacing, ambil 1 jari akar pepaya dan 1 umbi bawang putih. Rebus dengan air 100 ml sampai mendidih. Minum 2 kali sehari, masing-masing 100 ml.

4. Pegagan (Centella Asiatica)

Khasiat: anti infeksi, anti racun, penurun panas, asiaticoside dan vellarine.

Caranya: untuk penyakit wasir, 3-4 pohon pegagan, rebus dengan air 2 gelas selama 5 menit. Minum 2 kali sehari 1 gelas.

5. Sambung Nyawa (Gynura Procumbens Back)

Khasiat: bersifat dingin, netral, anti neoplastik, menurunkan tekanan darah.

Caranya: untuk maag, cuci daun sambung nyawa secukupnya, lalu dibuat lalapan.

Jika terkena sengatan ulat dan semut hitam, ambil 1 lembar daun sambung nyawa yang masih mentah dan segar. Gosokkan pada bagian yang bagian kulit yang terkena sengatan. Lakukan secara rutin 2 jam sekali.

6. Serai (Andropogon Nardus Linn)

Khasiat: stomakik, emenagog, analgesic.

Caranya: untuk rematik, sediakan 15 gram serai, lalu ambil minyaknya. Oleskan pada tempat yang nyeri, 2 kali sehari.

7. Seledri (Apium Graveolens L)

Khasiat: sromakik, diuretic, antipasmodik.

Caranya: untuk mengatasi asam urat, 2 gram biji seledri, rebus dengan air 110 ml sampai mendidih. Minum sekali sehari.

8. Sambiloto (Andrographs Paniculata)

Khasiat: anti inflamasi, antipiretik, analgesic, diuretic, stomakik, nti bengkak.

Caranya: untuk penyakit radang usus buntu, ambil 1 genggam daun sambiloto cuci bersih lalu rebus sampai mendidih dengan air 100 ml. Minum sekali sehari.

9. Sosor Bebek (Kalanchoe Pinnata (lamk.) Pers)

Khasiat: antipiretik, diuretic, ekspektoran, antibakteri.

Caranya: untuk mengatasi demam, ambil daun sosor bebek secukupnya. Lalu potong-potong dan tempelkan pada perut. 

Untuk mengobati luka, ambil daun sosor bebek secukupnya, lalu diparut dan tambahkan sedikit air. Tempelkan pada bagian yang terluka. Ganti setiap 2-3 jam sekali.

10. Sembung (Blumea Balsamifera(L.) DC)

Khasiat: diaforetik, ekspektoran, diuretic, antirematik.

Caranya: untuk empedu, ambil 4 daun sembung, rebus dengan 110 ml air sampai mendidih. Minum sekali sehari.

11. Saga (Abrus Precatorius Linn)

Khasiat: antiinflamasi, diuretic, antitusif, parastisida.

Caranya: untuk meredakan batuk, 1 genggam daun saga, 5 biji buah adas, ½ jari tangan kayu pulasari dan air 110 ml. rebus semua bahan sampai mendidih, lalu minum sekali sehari.

12. Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza. Roxb.)

Khasiat: antisembelit, acnevulgaris, anti inflamasi, anti hepatotoksik, laktagoga, kolagoga, tonikum, diuretic, fungstatik dan bakteriostatik.

Caranya: untuk sariawan, bau badan dan batuk. Sediakan dua jari rimpang temulawak. Lalu cuci dan potong-potong. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas saja. setelah dingin, saring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

13. Temugiring (Curcuma Heyneana Val. V. Zyp)

Khasiat: antalmintik.

Caranya: untuk cacingan, 4 gram temugiring dicuci bersih lalu diparut dan diseduh dengan ¼ gelas air sampai mendidih. Minum sekali sehari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *