Cara Menjaga Kesehatan Bibir

by
Cara menjaga kesehatan bibir

Tidak seperti anggota tubuh lain, bibir hanya dilapisi kulit yang sangat tipis sehingga memungkinkan warna merah dari kapiler-kapiler (pembuluh/pipa rambut) di dalam dermis (lapisan kulit sebelah dalam) menerawang ke luar.

Bibir yang terdiri dari syaraf-syaraf perasa tersebut merupakan alat penerima makanan paling awal sebelum sampai ke mulut. Oleh sebab itu, jika kulit bibir rusak, terkelupas, pecah-pecah, atau sariawan, maka akan terasa perih yang bisa mengakibatkan selera makan menurun.

Kerusakan pada bibir bisa disebabkan oleh terpaan matahari, pemakaian lipstick yang salah (misalnya: kedaluarsa), atau karena tubuh kekurangan vitamin. Berikut beberapa cara untuk menjaga kesehatan bibir.

1. Perawatan dari Luar
Untuk menjaga agar bibir tetap lembut dan tidak mengelupas karena kekeringan, kondisikanlah bibir tetap lembab atau basah dengan mengolesinya dengan pelembab bibir berupa lip gloss atau lip balm yang terbuat dari bahan-bahan alami. Gunakanlah pelembab ini terutama untuk bibir yang cepat kering.

Jika anda ingin bayangan bibir tampak lebih ringan, oleskan lip gloss terlebih dahulu, disusul kemudian dengan lipstick dengan warna yang natural.

Jika kondisi bibir terlanjur kering, hindari untuk mengelupas kulit bibir yang mati karena jika terlalu keras, dapat mengakibatkan luka pada bibir. Untuk menghilangkan kulit mati pada bibir, gunakan alat sikat yang berbulu lembut. Selain itu, anda juga dapat menggunakan jeli petroleum, digosokkan secara pelan-pelan dengan menmakaiwaslap hangat. Setelah bibir bersih, oleskan lip gloss.

2. Perawatan dari Dalam

Kesehatan bibir memang tidak bisa dipisahkan begitu saja dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jika terjadi kerusakan pada bibir, bisa disimpulkan bahwa tubuh anda kekurangan nutrisi tertentu sehingga secara tidak langsung berdampak pada anggota tubuh.

Agar kesehatan bibir selalu terjaga (tidak sariawan dan pecah-pecah), para ahli kecantikan dan perawatan tubuh menganjurkan agar anda mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Jenis vitamin ini sangat bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat mengikat atau menetralkan racun (radikal bebas) yang diproduksi dari proses metabolism dalam tubuh. Alhasil, kerusakan tubuh pun dapat dikurangi.

Vitamin C banyak terkandung dalam beberapa jenis buah-buahan, seperti jeruk, tomat, stroberi, mangga, dan buah-buahan berwarna kuning atau merah lainnya. Vitamin C juga ada dalam cabai dan kubis.

Adapun fungsi vitamin C lainnya adalah membantu pembentukan kolagen yang penting untuk mempertahankan kulit agar tetap elastis.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *