Mengapa Kita Sering Buang Air Kecil Saat Cuaca Dingin?

by
Mengapa Kita Sering Buang Air Kecil Saat Cuaca Dingin?

Pernahkah Anda mengamati diri Anda sendiri ketika cuaca dingin tiba atau berada di ruangan dingin (ber-AC), Anda akan sering buang air kecil? 


Mungkin hati kecil Anda pernah bertanya-tanya tentang hal ini. Namun, Anda tak perlu khawatir karena fenomena ini adalah normal yang disebut ‘cold diuresis’.

Apa itu Cold Diuresis?

Dalam cuaca dingin, tubuh Anda akan berusaha untuk menghangatkan diri dengan menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke kulit Anda. Proses ini disebut vasokonstriksi.

Hal ini sangat diperlukan karena tubuh Anda telah kehilangan panas yang ‘menguap’ melalui kulit sehingga tubuh Anda mencoba untuk mengurangi aliran darah ke ekstremitas, terutama jari dan jari kaki.

Pembuluh darah yang menyempit kemudian menyebabkan tekanan darah meningkat. Hal ini disebabkan darah yang mengalir melalui pembuluh darah tersebut mempunyai ruang yang sempit untuk mengalir.

Untuk mengatur tekanan darah Anda, ginjal Anda menyaring beberapa kelebihan cairan dari darah Anda, agar tidak membebani kinerja pembuluh darah. Ketika kandung kemih Anda terisi cairan yang sangat banyak, Anda akan terdorong untuk buang air kecil.


Bagaimana jika cuaca panas?

Ketika cuaca panas melanda, Anda akan mengalami hal sebaliknya. Proses ini disebut vasodilatasi. Tubuh Anda mencoba untuk mendinginkan diri dengan ‘membuang’ panas melalui kulit Anda, atau yang biasa disebut dengan: berkeringat.

Saat suhu eksternal naik, pembuluh darah akan membesar, sehingga aliran darah di dalam tubuh Anda meningkat. Ketika darah Anda melakukan kontak dengan permukaan kulit Anda, kelebihan cairan dalam darah Anda menguap untuk mendinginkan kulit Anda.


Faktor apa saja yang mempengaruhi hal ini?

Tidak ada patokan suhu yang pas untuk mengukur kapan tubuh Anda mulai untuk mendinginkan atau menghangatkan diri. Pada setiap titik waktu tertentu, tubuh manusia berusaha untuk mempertahankan homeostasis agar beberapa faktor tertentu seperti suhu, pH, nutrisi, dll tetap stabil.

Jadi jika Anda merasa hangat, tubuh Anda akan mencoba untuk mendinginkan diri. Sebaliknya, jika Anda merasa dingin, tubuh Anda akan mencoba untuk menghangatkan diri. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi proses ini yaitu usia, jenis kelamin, komposisi tubuh, diet dan olahraga, serta sejumlah faktor yang berbeda dari satu orang dengan orang lain.

Menurut sebuah penelitian, salah satu cara untuk mencegah cold diuresis yaitu dengan berolahraga. Cara ini berguna untuk meningkatkan suhu tubuh Anda sehingga tubuh Anda akan mengeluarkan kelebihan cairan melalui kulit bukan lewat urin.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *