Mengenal Jenis dan Gejala Kanker pada Anak

by
Mengenal Jenis dan Gejala Kanker pada Anak

Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang paling ditakuti di dunia. Penyakit ini dapat menyerang siapapun, tak terkecuali anak-anak. Setiap tahun, terdapat setidaknya 200.000 kasus baru kanker anak, dengan sekitar 80 persen dari mereka berada di negara-negara yang memiliki sumber daya yang terbatas.

Dengan melihat data tersebut, sudah sepatutnya bagi kita untuk meningkatkan kewaspadaan serta kesadaran akan bahaya penyakit mematikan ini. Berikut kami bagikan beberapa jenis dan gejala kanker yang dapat dialami oleh anak-anak, serta bagaimana cara mencegahnya agar anak-anak kita terhindar dari penyakit ini.


Leukemia

Leukemia (kanker darah) adalah jenis kanker yang paling sering dialami oleh anak-anak, dengan tingkat prosentasi yang relatif bervariasi yaitu antara 25 dan 40 persen. Lymphocytic leukemia akut (ALL) dan leukemia myelogenous akut (AML) merupakan dua jenis kanker darah sering dijumpai dalam kasus kanker pada anak.

Selain dapat menyebabkan nyeri pada tulang dan sendi, kedua jenis kanker darah tersebut dapat membuat tubuh terasa lemah dan lelah, perdarahan, kulit pucat, penurunan berat badan secara tiba-tiba dan demam.


Kanker otak

Kanker otak merupakan tumor yang terdapat di sistem saraf pusat. Jenis kanker ini juga kerap hinggap pada anak-anak. Umumnya, tumor otak pada anak-anak muncul di bagian bawah otak, seperti cerebellum atau batang otak.

Kanker ini dapat menyebabkan muntah, mual, penglihatan kabur, kesulitan dalam memegang benda, penurunan kesadaran, gangguan dalam berbicara, dan sakit kepala.


Nefroblastoma

Jenis kanker ini juga dikenal sebagai Tumor Wilms atau kanker ginjal. Kanker ini biasanya menyerang anak-anak yang berusia tiga atau empat tahun. Adapun gejalanya yaitu kencing berdarah, benjolan atau pembengkakan di perut, nyeri, demam, mual dan nafsu makan menurun. Nefroblastoma menyumbang sekitar lima persen dari kanker pada anak-anak.


Neuroblastoma

Kanker jenis ini menyerang sel-sel saraf, bahkan ketika anak masih dalam kandungan. Umumnya dialami oleh bayi dan anak-anak yang di bawah usia 10 tahun. Jenis kanker ini dapat muncul di mana saja, seperti mata, rongga dada, dan leher. Tetapi pada umumnya muncul di perut, dan dapat menyebabkan demam dan nyeri tulang. Neuroblastoma menyumbang sekitar enam persen dari kanker pada anak-anak.


Kanker tulang

Ada dua jenis kanker tulang: Kanker tulang primer dan kanker tulang metastatik. Kanker tulang primer muncul di tulang itu sendiri dan biasanya terjadi pada anak yang lebih tua dan remaja. Jenis kanker tulang tersebut menyumbang sekitar tiga persen dari kanker pada anak-anak. Sedangkan kanker tulang metastatik muncul di tempat lain dari anggota tubuh dan kemudian menyebar ke tulang.

Sementara itu, kanker tulang primer yang terjadi pada anak-anak terbagi menjadi dua jenis baru, yaitu osteosarcoma dan Ewing sarcoma. Osteosarcoma kerap dialami oleh remaja dan menyebabkan nyeri tulang yang sangat hebat ketika malam hari atau ketika melakukan aktivitas. Osteosarcoma berkembang di daerah di mana tulang tumbuh dengan cepat, seperti di kaki atau lengan misalnya.

Sedangkan ewing sarcoma adalah jenis kanker tulang yang jarang ditemukan pada remaja. Kanker ini biasanya muncul di tulang yang lebar, seperti dinding dada, tuang panggul atau di tengah tulang kaki.


Cara Mencegah Kanker pada Anak

Kanker yang menyerang anak-anak umumnya dipengaruhi oleh gaya hidup yang kurang sehat. Oleh karena itu, salah satu cara paling mudah untuk mencegah kanker pada anak yakni dengan menerapkan gaya hidup sehat, pola makan seimbang dan bergizi, termasuk ketika bayi masih dalam kandungan.

Anda juga harus mendorong anak-anak Anda untuk mengkonsumsi banyak buah-buahan dan sayuran segar, karena makanan ini mengandung antioksidan dan juga kaya akan vitamin dan mineral. Nutrisi penting tersebut membantu melindungi tubuh terhadap bahan kimia yang bisa menimbulkan kanker.

Di samping itu, anak juga harus diberi pengetahuan tentang perilaku yang dapat memicu munculnya kanker seperti merokok dan paparan sinar UV dari matahari.

Nah, demikian pembahasan tentang jenis, gejala, serta cara mencegah kanker pada anak. Semoga semakin membuka wawasan serta kesadaran kita tentang salah satu penyakit paling mematikan ini. (mfb/hmu/par)


Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *