10 Mitos Menyesatkan Seputar Jerawat

by
10 Mitos Menyesatkan Seputar Jerawat

Jerawat adalah masalah kulit yang bisa dialami oleh siapapun, baik itu remaja maupun orang dewasa. Sebenarnya ada beragam cara yang bisa anda lakukan untuk menyingkirkan jerawat. Namun sayangnya, beberapa cara tersebut ternyata menyesatkan.

Bukannya menyembuhkan, cara yang tidak tepat justru akan memperparah kondisi jerawat serta membahayakan kulit anda. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk berhati-hati dalam mengatasi jerawat, apakah cara tersebut sudah teruji medis atau hanyalah mitos belaka.

Nah, agar anda tidak salah langkah dalam melakukan perawatan kulit berjerawat, sangat penting bagi anda untuk membedakan mitos dan fakta tentang penyembuhan jerawat. Berikut sejumlah mitos seputar jerawat yang harus anda ketahui.

Mitos 1: Pola makan tidak ada hubungannya dengan jerawat
Beberapa orang beranggapan bahwa pola makan harian tidak ada kaitannya dengan jerawat. Padahal, menurut berbagai penelitian, masalah jerawat yang anda alami sangat berhubungan erat dengan pola makan yang anda terapkan setiap hari. Makanan yang banyak mengandung gula, junk food, produk susu, serta lemak tidak sehat dapat menyebabkan jerawat.


Baca juga: 6 Cara Ampuh Mencegah Munculnya Jerawat

Mitos 2: Makan cokelat memperburuk jerawat
Memang benar bahwa makanan manis tidak baik untuk jerawat, namun tidak demikian dengan dark chocolate. Semakin gelap warna cokelat, semakin sedikit kandungan gula di dalamnya. Inilah mitos jerawat yang kerap menyesatkan banyak orang.

Mitos 3: Jerawat hanya dialami oleh kaum remaja
Remaja umumnya mengalami masalah jerawat karena produksi hormon dalam tubuh mereka sedang tinggi-tingginya. Namun hal itu bukan berarti hanya kalangan remaja yang mengalami jerawatan. Jerawat juga bisa muncul karena masa kehamilan, menopause dan siklus menstruasi.


Simak juga: Benarkah Memencet Jerawat Itu Berbahaya?

Mitos 4: Jangan gunakan make up selama jerawatan
Mitos lainnya yang selama ini masih dianut banyak orang adalah: dilarang memakai makeup selama berjerawat karena bisa memicu munculnya jerawat lain. Jika anda menggunakan produk kosmetik berkualitas yang tepat, penggunakan makeup tidak akan memperburuk kondisi jerawat anda. Sebaliknya, makeup berkualitas rendah dapat menyumbat pori-pori sehingga menyebabkan tumbuhnya jerawat baru.

Mitos 5: Menggunakan tabir surya memperburuk jerawat
Ada dua jenis tabir surya yang dijual di pasaran. Tabir surya yang terbuat dari avobenzone berguna untuk menyerap sinar UV, sedangkan tabir surya yang terbuat dari titanium dioksida dan zinc oksida berfungsi untuk memantulkan sinar matahari. Untuk kulit berjerawat, pilihlah tabir surya zinc oksida karena dapat membunuh bakteri penyebab infeksi.


Baca juga: Cara Alami Menghilangkan Bekas Jerawat

Mitos 6: Semakin banyak memakai krim, jerawat semakin cepat sembuh
Produk obat jerawat mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida sebagai bahan utamanya. Kedua bahan tersebut bekerja di area pori-pori yang tersumbat dan membunuh bakteri penyebab jerawat. Jadi, gunakan krim anti jerawat sesuai dengan petunjuk penggunaan, tidak perlu berlebihan. Pemakaian yang overdosis justru akan membahayakan kulit anda.

Mitos 7: Pasta gigi untuk menyembuhkan jerawat
Meskipun cara ini terbukti manjur dan mampu mengeringkan jerawat dan minyak, tetapi bahan kimia pada pasta gigi dapat membahayakan kulit anda. Pasta gigi mengandung baking soda, hidrogen peroksida, alkohol dan triclosan yang bila digunakan terus menerus dapat merusak kulit.

Mitos 8: Paparan sinar matahari dapat menyembuhkan jerawat
Meskipun dapat mengurangi peradangan jerawat, paparan sinar matahari secara langsung dapat merusak kulit dengan memecah kolagen di kulit sehingga pori-pori menjadi longgar dan terbuka. Kondisi ini justru akan memicu tumbuhnya komedo.

Mitos 9: Sering mencuci wajah dapat mencegah jerawat
Jika anda mencuci kulit anda terlalu sering, maka kandungan minyak pada kulit anda berkurang. Alhasil, kulit anda akan tampak kering dan kusam. Jika sudah demikian, kulit anda secara otomatis akan lebih banyak memproduksi minyak yang dapat memicu jerawat.

Mitos 10: Memakai pelembab akan menyebabkan jerawat
Anda dapat menggunakan pelembab kulit untuk mencegah kulit mengalami dehidrasi. Tidak menggunakan pelembab justru dapat memperparah kondisi jerawat.

Dengan mengetahui mitos-mitos seputar jerawat di atas, diharapkan anda bisa memilih perawatan kulit yang tepat sehingga masalah jerawat yang anda alami bisa cepat teratasi. (mfb/bs)

Informasi Kesehatan:

  • mitos jerawat di bibir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *