10 Kebiasaan yang Berpotensi Merusak Tulang dan Otot Anda

by

Menjaga kesehatan tulang dan otot adalah salah satu hal yang tak boleh Anda sepelekan begitu saja. Sebab, menurut penelitian, ada sejumlah kondisi yang dapat melemahkan tulang seperti patah tulang dan osteoporosis terjadi di usia-usia senja. Untuk itu, mulai dari sekarang Anda harus menjaga kesehatan tulang dan otot Anda, serta menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat merusaknya.

10 Kebiasaan yang Berpotensi Merusak Tulang dan Otot Anda
Kepadatan tulang terbesar berada ketika Anda berusia 20-an, tapi setelah itu Anda akan mulai kehilangan massa tulang, yang membuat tulang Anda menjadi lemah dan rentan dan kerusakan. Hal tersebut tentu tidak dapat terhindarkan lagi.

Namun Anda dapat mencegahnya dengan menghindari hal serta kebiasaan buruk yang sering Anda lakukan yang dapat mempercepat kerusakan tulang dan otot tersebut. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan buruk yang membahayakan kesehatan tulang dan otot Anda.

1. Minuman beralkohol
Sering meminum minuman beralkohol dapat menyebabkan hilangnya setidaknya 2% massa tulang Anda dari waktu ke waktu dalam satu tahu. Alkohol juga mengganggu penyerapan kalsium dan vitamin D, yang keduanya diperlukan untuk pembentukan tulang. Selain itu, mengonsumsi alkohol yang berlebihan dapat menghancurkan osteoblas, sel-sel tulang yang membentuk lapisan tulang baru.

2. Rokok
Bahan dalam asap rokok dapat mengganggu siklus alami dari kesehatan tulang. Merokok dapat menghalangi pembentukan tulang baru dan juga menyebabkan tulang yang lama menjadi memecah lebih cepat. Akibatnya, tulang menjadi lemah dan rapuh.

3. Kurangnya latihan fisik
Bila Anda hanya makan saja tanpa berolahraga atau setidaknya latihan fisik setelahnya, maka Anda akan membahayakan tulang Anda sendiri. Kurangnya latihan fisik dapat melemahkan otot-otot dan mengekspos otot-otot tersebut untuk luka fisik.

4. Kekurangan vitamin D dan kalsium
Kekurangan vitamin dan penyerapan kalsium yang buruk dapat merusak dan mengganggu pertumbuhan tulang. Kalsium daam tubuh bila sampai berkurang jumlahnya, maka kalsium dalam tulang akan dimobilisasi untuk dibawa ke tubuh. Akibatnya, tulang menjadi rapuh.

5. Konsumsi banyak kafein
Mengonsumsi kafein berlebihan akan mengurangi kepadatan tulang. Kafein menyebabkan ginjal mengeluarkan kalsium dalam tubuh. Akibatnya bila tubuh kekurangan kalsium, tubuh akan mengambil kalsium dari tulang, yang akan membuat tulang kekurangan kalsium sehingga rapuh.

6. Banyak mengonsumsi soda
Asam fosfat dalam soda akan membuang kalsium dari tubuh dan tulang, sehingga akan mengganggu kepadatan tulang. Artinya, jika Anda terlalu sering mengosumsi soda, risiko gangguan tulang seperti osteoporosis berpotensi Anda alami di masa mendatang.

7. Kecelakaan dan patah tulang
Kecelakaan menyebabkan robeknya otot dan patah tulang. Setelah patah tulang, sel-sel tulang baru mengisi akan mengisi rongga tulang sebelumnya. Kepadatan tulang pun bisa saja berubah bila penangannya tidak cermat.

8. Distrofi otot
Distrofi otot adalah salah satu kelompok penyakit yang dapat mempengaruhi otot dan menyebabkan otot menjadi melemah dan pecah dari waktu ke waktu. Bentuk yang paling umum pada anak-anak disebut distrofi otot Duchenne, dan paling sering mempengaruhi anak laki-laki.

9. Repetitive Stress Injuries (RSI)
RSI adalah kelompok cedera yang terjadi ketika terlalu banyak tekanan ditempatkan pada bagian tubuh, yang mengakibatkan peradangan (nyeri dan pembengkakan), ketegangan otot, atau kerusakan jaringan. Bermain olahraga seperti tenis yang melibatkan gerakan yang berulang juga dapat menyebabkan RSI.

10. Gangguan medis
Kebiasaan seperti tidur tidak di tempat tidur, atau sering menekuk-nekuk tubuh dengan tidur di kursi adalah salah satu hal yang dapat membuat Anda terkena gangguan medis pada tulang dan otot Anda.

Baca juga:
Itu tadi beberapa kebiasaan buruk yang berisiko merusak kesehatan tulang dan otot Anda. Masih banyak gangguan-gangguan lain yang bisa mengganggu kepadatan dan kesehatan tulang dan otot Anda. Mulai saat ini, aturlah kebiasaan-kebiasaan buruk Anda dengan dan menggantinya dengan kebiasaan-kebiasaan baik. Salam sehat! (mw/kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *