10 Gejala Kanker Paru-Paru yang Tak Boleh Anda Abaikan

by

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), kanker paru-paru adalah jenis kanker urutan kedua yang paling sering diderita warga Amerika Serikat. Kanker paru-paru juga dikenal sebagai karsinoma paru-paru. Kanker paru-paru terjadi karena pertumbuhan sel yang tidak terkendali dalam jaringan paru-paru.

Jika tidak diobati, kanker ini dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh lain. Kanker paru-paru secara luas diklasifikasikan menjadi dua jenis: kanker paru-paru sel kecil dan kanker paru-paru non-sel kecil.

10 Gejala Kanker Paru-Paru yang Tak Boleh Anda Abaikan
Adapun penyebab utama kanker paru-paru yaitu merokok. Namun, bukan berarti yang tidak merokok akan terhindar dari kanker paru-paru. Orang-orang yang memiliki riwayat keluarga kanker paru-paru, terutama orang tua atau saudara, memiliki risiko yang cukup tinggi nantinya akan terkena kanker paru-paru pula.

Faktor risiko lain termasuk paparan asap rokok, gas radon atau gas berbahaya lainnya. Kanker paru-paru terutama terjadi pada orang tua. Hampir 70 persen orang didiagnosis kanker paru-paru berusia lebih dari 65 tahun, sementara kurang dari 3 persen di bawah usia 45.

Dengan demikian, penting bagi Anda untuk mengetahui tanda-tanda dan gejala kanker paru-paru sedini mungkin, sehingga jika diperlukan Anda dapat berkonsultasi dengan dokter Anda dan menangkap gejalanya pada tahap awal. Berikut ini adalah gejala dan tanda kanker paru-paru yang tidak bisa Anda abaikan begitu saja.

Gejala dan Tanda Kanker Paru-Paru

Batuk kronis

Semua orang pasti pernah menderita pilek dan batuk dari waktu ke waktu. Tapi jika Anda memiliki batuk kronis yang berlangsung tiga minggu atau lebih dan tidak ada gejala lain dari demam, itu bisa menjadi tanda awal dari kanker paru-paru. Seringkali, pasien mengeluh nyeri dada yang meluas sampai ke bahu atau bawah lengan saat batuk, yang bisa kering atau menghasilkan lendir.

Batuk darah

Jika Anda menderita batuk darah (hemoptisis), hubungi dokter Anda sesegera mungkin untuk mencari tahu penyebabnya. Hal ini dapat mengindikasikan kanker paru-paru, terutama jika Anda seorang perokok. Kedua karsinoma, yaitu karsinoma paru-paru sel non-kecil dan karsinoma paru sel kecil dapat menyebabkan gejala ini muncul.

Suara mengi

Ketika saluran udara menjadi terbatas, diblokir atau meradang, itu menghasilkan mengi saat Anda bernapas. Penyebab paling umum dari mengi yakni asma dan alergi. Namun, mengi juga bisa menjadi gejala dari kanker paru-paru. Jika mengi terus menerus dan Anda tidak memiliki asma, konsultasikan dengan dokter Anda untuk mencari tahu apa yang menyebabkan itu.

Sesak napas

Sesak napas juga menjadi salah satu gejala yang menunjukkan kanker paru-paru. Sekitar 9 dari 10 orang yang telah terdiagnosis kanker paru-paru memiliki gejala ini. Hal ini juga dapat disebabkan karena penyumbatan arteri, anemia, infeksi pernapasan, bronkitis kronis, latihan berat dan kekurangan oksigen di daerah ketinggian.

Nyeri dada dan nyeri tulang

Nyeri dada yang memburuk dengan batuk, saat tertawa atau saat bernapas sering menjadi gejala awal dari kanker paru-paru. Hal ini terjadi ketika kanker menyebar ke selaput paru-paru. Dalam stadium lanjut, kanker dapat menyebar ke tulang dan Anda juga mungkin mengalami rasa sakit di punggung, lengan, leher, bahu atau di area lain dari tubuh. Jenis rasa sakit ini seringkali memburuk pada malam hari saat beristirahat.

Sering mengalami infeksi dada

Jika Anda sering menderita infeksi dada seperti bronchitis atau pneumonia meskipun telah diobati, itu bisa menjadi tanda kesehatan paru-paru yang buruk secara keseluruhan, termasuk kanker. Ketika tumor memblokr jalan napas, infeksi dapat berkembang sehingga terjadi penyumbatan, sehingga sulit untuk mengobati bahkan dengan antibiotik.

Kesulitan menelan

Kesulitan menelan (disfagia) adalah gejala umum ketika Anda memiliki sakit tenggorokan. Namun, jika Anda mengalami nyeri saat menelan makanan padat atau cair yang berlangsung selama beberapa minggu dan bahkan akan lebih buruk, itu bisa menjadi tanda tenggorokan atau kanker perut serta tanda awal kanker paru-paru.

Suara serak

Sebagian besar dari kita menderita suara serak bila menderita laryngitis (infeksi virus saluran pernapasan atas). Hal ini juga dapat disebabkan oleh penyakit gastroesophageal reflux (GERD), alergi, batuk terus-menerus, dan menghirup iritan saluran pernapasan. Suara serak yang berhubungan dengan kanker paru-paru terjadi ketika tumor mempengaruhi saraf mengendalikan pita suara. Karena kanker, pita suara menjadi iritasi dan meradang, menyebabkan perubahan dalam suara Anda.

Penurunan berat badan drastis

Jika Anda tiba-tiba kehilangan berat badan, terutama ketika Anda tidak mencoba untuk berdiet, itu dapat disebabkan adanya kanker. Sekitar 6 dari 10 orang dengan pengalaman kanker paru-paru mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba. Hal ini juga dapat disebabkan oleh kanker jenis lain, seperti perut, pankreas atau kanker kerongkongan.

Ketika kanker hadir, Anda kehilangan berat badan karena sel-sel kanker mulai menggunakan energi yang tersimpan dalam tubuh. Tubuh Anda mungkin tidak mampu menyerap semua lemak, protein dan karbohidrat dari makanan yang Anda makan. Seringkali, bersama dengan penurunan berat badan, Anda akan memiliki gejala seperti kelelahan konstan, kehilangan nafsu makan dan kelemahan.

Perubahan kuku

Perubahan ini termasuk pelunakan kuku, perubahan sudut antara kutikula dan kuku, dan melengkung ke bawah kuku. Penyebab paling umum adalah berkurang jumlah oksigen dalam darah karena beberapa jantung atau paru-paru bermasalah. Tiga dari 10 orang dengan kanker paru-paru bukan sel kecil cenderung untuk mengalami gejala ini.

Tetap waspada terhadap kesehatan Anda, dan jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda mengenai gelaja-gejala yang mungkin Anda rasakan. Lebih baik mencegah, daripada mengobati, bukan? (mw/kr)


Simak artikel penting lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *