10 Manfaat Tak Terduga Ketika Anda Berhenti Minum Soda

by

Sudah menjadi rahasia umum jika minuman bersoda memiliki berbagai dampak negatif. Meski demikian, nyatanya minuman bersoda tetap saja laris di pasaran. Padahal, jenis minuman ini ternyata dapat membuat kecanduan, layaknya kebiasaan merokok atau minum alkohol.

Saat Anda sudah kecanduan, Anda akan merasa gelisah, uring-uringan sendiri, dan kurang konsentrasi. Bahkan kalau hal itu dibiarkan, Anda akan mengalami gejala lainnya, semisal fisik lemah, sakit dan mengantuk. Gejala-gejala ini adalah cara tubuh Anda memberitahu Anda bahwa Anda sedang mengalami kecanduan yang tidak sehat terhadap produk tertentu.

10 Manfaat Ketika Anda Berhenti Minum Soda
Soda, disebut juga minuman ringan dan minuman berkarbonasi juga dapat membuat Anda kecanduan pada tahap yang serius. Kebanyakan orang mengabaikan efek berbahaya dari soda. Padahal jika Anda berhenti mengonsumsi soda, ada banyak sekali manfaat kesehatan yang bakal Anda rasakan, diantaranya:

1. Berat badan kembali ideal

Satu botol soda mengandung sekitar 44 gram gula. Bila dikonsumsi secara teratur, tubuh menyimpan kelebihan gula sebagai lemak. Selanjutnya, soda mengandung pemanis buatan (fruktosa) yang tidak dicerna oleh tubuh seperti gula normal (glukosa). Itu sebabnya, orang yang rutin mengonsumsi soda biasanya mengalami obesitas.
Simak juga: 8 Cara Ampuh Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga

2. Tekanan darah kembali normal

Tekanan darah tinggi memang menjadi akar penyebab berbagai jenis penyakit berbahaya, seperti serangan jantung dan stroke. Tekanan darah tinggi mempengaruhi kinerja jantung dari waktu ke waktu, secara bertahap melemahkan otot-otot jantung. Hal ini membuat Anda lebih rentan terhadap serangan jantung dan gagal jantung. Dengan berhenti mengonsumsi soda, itu berarti tekanan darah Anda akan kembali normal.

3. Menurunkan risiko diabetes

Peningkatan konsumsi minuman bergula seperti soda dikaitkan dengan prevalensi yang lebih tinggi dari diabetes tipe 2, menurut sebuah studi 2015 yang diterbitkan dalam British Medical Journal. Obesitas adalah salah satu penyebab utama diabetes dan konsumsi soda berlebihan menyebabkan berat badan tidak terkontrol. Saat Anda berhenti minum minuman bersoda, itu artinya Anda juga meminimalisasi risiko penyakit diabetes.

4. Tulang yang semakin kuat

Semakin besar jumlah mineral, semakin kuat tulang Anda. Orang yang terkena osteoporosis atau patah tulangm mereka dengan mudah memiliki kepadatan mineral tulang yang lebih rendah. Konsumsi soda sering menghabiskan kandungan mineral tulang dari waktu ke waktu.
Baca juga: 10 Makanan Sehat untuk Mencegah Osteoporosis

5. Menurunkan risiko asam urat 

Asam urat adalah salah satu zat kimia yang diproduksi dalam tubuh. Tubuh yang sehat mengatur produksi asam urat secara seimbang. Kadar soda yang berlebih dapat meningkatkan produksi asam urat dan menyebabkan Anda terkena penyakit asam urat.

6. Ginjal akan kembali berfungsi dengan baik

Konsumsi soda biasa maupun secara berlebihan dapat menyebabkan peradangan parah ginjal dalam jangka panjang dan akhirnya merusak ginjal itu sendiri. Mengkonsumsi dua atau lebih minuman soda setiap hari secara signifikan meningkatkan risiko merusak ginjal dan menghambat fungsi mereka, menurut sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam Journal Clinical of American Society of Nephrology.

7. Tubuh menyerap kalsium dengan baik

Asam fosfat adalah zat penting yang terkandung soda dan memberikan rasa yang kuat. Hal ini juga menghambat perkembangan jamur dan bakteri yang lain akan cepat tumbuh mengingat kandungan gula yang tinggi dalam soda. Namun, asam fosfat juga menghambat penyerapan kalsium tubuh, secara bertahap mengarah ke kekurangan kalsium. Dalam jangka panjang, tulang akan mengalami pengeroposan dan memicu osteoporosis.

8. Gigi Anda tetap sehat

Kalsium sangat penting untuk kesehatan mulut dan gigi. Seperti yang sudah dijelaskan, soda menghambat penyerapan kalsium. Selain berbahaya terhadap kesehatan tulang secara keseluruhan, soda yang berlebihan juga memiliki efek langsung pada korosi gigi.

9. Kandung kemih tetap terlindungi

Soda mengandung empat zat yang dapat membuat iritasi kandung kemih, yaitu sitrat dan fosfat asam, karbonasi asam, pemanis buatan dan kafein. Konsumsi soda berlebihan dapat menyebabkan gangguan kandung kemih, seperti kandung kemih yang terlalu aktif (dorongan untuk buang air kecil meningkat). Hal ini juga dapat mencegah pemulihan dari infeksi saluran kemih (ISK).

10. Kesuburan Anda bisa berkurang

Kafein sudah terbukti klinis menjadi inhibitor kesuburan. Konsumsi kafein dapat menyebabkan wanita susah hamil. Wanita yang secara teratur minum minuman berkarbonasi dan soda akan mengalami penurunan kesuburan dibandingkan dengan mereka yang minum teh biasa. Demikian menurut sebuah penelitian yang diterbitkan 2012 dalam Journal of Epidemiology.
Nah, itulah tadi beberapa keuntungan dan manfaat yang akan Anda rasakan ketika berhenti minum soda. Meski terasa nikmat dan manis, dampak mengonsumsi minuman bersoda ternyata tidak semanis rasanya.

(mw/kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *