10 Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Pankreas

by

Kanker pankreas terjadi ketika bentuk tumor ganas di pankreas, organ kecil yang terletak di belakang perut, tumbuh. Tumor tumbuh tak terkendali dan segera mulai mempengaruhi organ-organ lain di dekatnya.

Ada beberapa jenis kanker pankreas. Yang paling umum adalah adenokarsinoma pankreas, yang dimulai di bagian pankreas yang membuat enzim pencernaan. Penyebab paling umum keempat kematian akibat kanker di Amerika Serikat, dan yang kelima yang paling umum di Inggris.

10 Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Pankreas
Tingkat kematian tinggi karena kanker ini sering diketahui setelah berada di stadium lanjut. Gejala yang hadir, tetapi mereka bisa sangat mirip dengan kondisi yang kurang serius dan orang sering mengabaikannya.

Penyebab pasti dari kanker pankreas belum diketahui dengan baik. Namun, beberapa faktor risiko dapat meningkatkan peluang Anda terkena kanker mematikan ini. Seperti semua kanker, faktor risiko bervariasi dari orang ke orang. Berikut adalah faktor risiko utama untuk kanker pankreas.

1. Usia

Bertambahnya usia merupakan faktor risiko utama, untuk berapa kanker termasuk kanker pankreas. Sekitar 90 persen pasien yang mengidap penyakit ini lebih tua dari 45 tahun. Kanker ini jarang terjadi pada orang muda, namun hal ini tidak berarti orang muda aman dan terbebas dari ancaman kanker ini.

2. Jenis kelamin

Kanker pankreas 30 persen lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Para ahli percaya bahwa tingkat merokok tinggi pada pria mungkin menjadi alasan di balik itu, atau setidaknya sebagian dari itu. Merokok meningkatkan risiko seseorang terkena kanker pankreas.

3. Ras

Di Amerika Serikat, kanker pankreas lebih sering terjadi pada penduduk Afrika-Amerika dibandingkan dengan ras kulit putih. Alasan yang tepat mengapa Afrika-Amerika lebih rentan terhadap penyakit ini pun tidak jelas. Namun, mungkin karena faktor sosial ekonomi dan kebiasaan merokok.

4. Keturunan

Risiko mengembangkan kanker mematikan ini meningkat jika Anda memiliki riwayat keluarga tentang kanker pankreas. Risiko ini lebih tinggi untuk orang-orang dengan tingkat pertama yang relatif didiagnosis dengan kanker pankreas sebelum usia 50.

Keluarga tingkat pertama berarti orang tua, saudara, atau saudara perempuan risikonya lebih besar jika beberapa anggota keluarga yang terkena. Sebuah studi tahun 2010 yang diterbitkan dalam International Journal of Cancer mencatat bahwa riwayat keluarga yang pernah terkena kanker pankreas dapat meningkatkan risiko seseorang terkena pula.

5. Obesitas

Obesitas juga secara signifikan meningkatkan risiko kanker pankreas. Menurut Badan Internasional untuk Penelitian Kanker dan Institut Penelitian Kanker Amerika, risikonya bahkan lebih tinggi di antara orang-orang yang mengalami obesitas dari awal masa dewasa.

6. Merokok

Merokok berlebihan juga terkait dengan risiko lebih tinggi terkena kanker pankreas. Karsinogen, senyawa berbahaya yang ditemukan dalam produk tembakau, menyebabkan radang pankreas serta kerusakan lain pada organ. Selain itu, risiko meningkat dengan jumlah rokok yang dihisap dan durasi merokok.

7. Diabetes

Risiko kanker pankreas lebih tinggi pada orang yang memiliki diabetes. Risiko ini bahkan lebih tinggi pada mereka yang telah menderita diabetes selama lebih dari 5 tahun. Selain menjadi faktor risiko, diabetes dapat menjadi gejala dari kanker pankreas.

8. Alkohol

Ada hubungan antara konsumsi alkohol dan risiko lebih tinggi terkena kanker pankreas. Risiko bahkan lebih tinggi daripada orang yang merokok.

9. Radang Pankreas (Pankreatitis)

Pankreatitis, yang menyebabkan radang pankreas, juga dapat meningkatkan risiko kanker yang mematikan ini. Beberapa gangguan autoimun serta faktor keturunan juga bisa menyebabkan pankreatitis. Gejala pankreatitis meliputi radang pankreas, sakit perut yang parah, mual dan muntah selama rasa sakit.

10. Makanan tidak sehat 

Asupan tinggi daging merah (sapi, domba dan babi) serta daging olahan (sosis, ham, bacon, salami dan burger) adalah faktor risiko yang lain. Asupan tinggi makanan yang digoreng dan yang mengandung nitrosamin seperti produk keju dan daging olahan juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker ini.
Baca juga:
(mw/kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *