9 Kondisi Kuku dan Artinya Terhadap Kesehatan Anda

by

Bagi sebagian orang khususnya wanita, kuku menjadi simbol kecantikan yang harus dirawat dengan baik. Seperti halnya merawat rambut, kuku juga perlu mendapatkan perhatian lebih agar tetap sehat dan terlihat cantik.

Cara merawat kuku bisa beragam, memotongnya secara rutin, manikur, pedikur, ekstensi kuku buatan atau bisa juga nail art. Secara fungsional, kuku melindungi jari, tulang jemari tertentu dan jaringan di sekitarnya.

Tapi tahukah Anda kuku ternyata juga bisa digunakan sebagai indikator kesehatan Anda secara keseluruhan. Kondisi kuku juga bisa menjadi pertanda dan sinyal adanya penyakit serius.

Seperti halnya kondisi warna urin dan lidah, kondisi kuku Anda dapat dijadikan tolok ukur kesehatan Anda. Berikut jenis-jenis kondisi kuku dan artinya terhadap kesehatan.

1. Kuku kekuning-kuningan

Jika kuku Anda memiliki berwana semburat kuning halus atau kasar, itu bisa jadi Anda mengalami masalah kesehatan tertentu. Kuku yang berwarna kekuning-kuningan mengindikasikan pertumbuhan jamur.

Orang diabetes lebih rentan untuk menderita infeksi jamur kuku, yang membuat kuku menguning dan menjadi rapuh. Jika infeksi ini tidak diobati tepat waktu, kuku mungkin tumbuh ke dalam dan permukaan kuku menjadi tebal.

2. Kuku pucat dan kusam

Kuku berwarna sangat pucat dan kusam juga menunjukkan masalah kesehatan tertentu. Salah satu penyebab utama kuku pucat adalah anemia kekurangan zat besi.

Karena jumlah sel darah merah yang rendah, maka jumlah oksigen tidak memadai dalam darah. Hal ini menyebabkan kulit dan jaringan lain untuk menjadi pucat, terutama jaringan di bawah kuku.

3. Kuku retak

Masalah kuku ini sering dialami banyak orang. Kuku yang retak pecah dapat menunjukkan masalah kesehatan, seperti kekurangan gizi. Malnutrisi tersebut bisa berupa kekurangan asam folat, vitamin C atau protein.

Kuku pecah pun demikian. Kuku rapuh dan pecah juga dapat disebabkan oleh infeksi jamur kuku (terutama jika disertai dengan kuku kuning), kondisi kulit yang disebut lichen planus, tiroid kurang aktif atau terlalu aktif, dan psoriasis.

4. Kuku terlalu tebal

Sama seperti kuku pucat atau terbelah, kuku tebal juga menjadi masalah kesehatan yang harus Anda waspadai. Kukuk tebal bertekstur kasar juga bisa menandakan infeksi jamur. 
Kuku tebal adalah salah satu gejala utama dari infeksi jamur, terutama pada orang yang lanjut usia. Lama kelama warna kuku menjadi kehitam-hitaman serta rapuh.

5. Bentuk kuku membulat

Istilah “clubbing nails” berarti ujung-ujung jari membengkak dan bentuk kuku menjadi melengkung dan membulat. Hal ini juga membuat tekstur kuku menjadi lunak sehingga mudah rusak.

Kuku berbentuk bulat biasanya terjadi pada kuku kaki. Paling sering, kasus ini terjadi karena berkurangnya oksigen dalam darah, yang dapat mengindikasikan paru-paru, jantung, hati atau penyakit ginjal. Studi telah menemukan tiga dari 10 orang yang terkena kanker paru-paru cenderung mengalami gejala ini.

6. Kuku sendok

Kuku sendok, juga dikenal sebagai koilonikia, adalah kelainan kuku di mana bentuk menjadi tipis, datar atau bahkan cekung seperti sendok. Biasanya terjadi di kuku tangan, tetapi juga bisa dialami kuku kaki.

Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Permanente Journal melaporkan bahwa kuku sendok merupakan tanda kekurangan zat besi kronis, yang mungkin karena kekurangan gizi, kehilangan darah gastrointestinal, penyakit karena parasit cacing, atau penyakit celiac.

7. Kuku dadu

Kuku dadu terbentuk karena tekanan di permukaan dan retak kecil di kuku. Biasanya tekanan dapat dilihat pada lapisan paling atas dari lempeng kuku sehingga bentuk kuku menjadi simetris atau kotak seperti dadu.

Sebuah studi tahun 2009 yang diterbitkan dalam Indian Journal of Dermatology, and Leprology menemukan penyebab umum kuku dadu, yaitu psoriasis, penyakit Reiter, lichen planus, vitiligo, alopecia areata, hemodialisis, dermatitis eczematous dan gagal ginjal kronis.

8. Kuku Terry

Kuku Terry adalah masalah di mana kuku menjadi buram dengan warna semburat merah muda sempit di ujung. Penelitian melaporkan bahwa masalah ini ditemukan pada pasien yang menderita sirosis hati, gagal jantung kongestif kronis dan diabetes mellitus.

9. Kuku horizontal

Kuku yang menjorok mendalam secara horizontal dikenal sebagai garis Beau. Pertumbuhan kuku terganggu menyebabkan alur terbentuk pada dasar kuku. Pertumbuhan kuku terganggu mungkin karena cedera sebelumnya atau trauma, kemoterapi, reaksi obat, diabetes yang tidak terkontrol. 
Gangguan peredaran darah atau penyakit yang berhubungan dengan demam tinggi seperti pneumonia atau gondok, serta kekurangan zat besi juga dapat menjadi tanda masalah kuku ini.

Nah, itu tadi beberapa kondisi kuku dan artinya terhadap kesehatan. Jika Anda mengalami salah satu kondisi di atas, segera periksakan kesehatan Anda ke dokter. 


Baca juga:
(mw/kr)

Informasi Kesehatan:

  • Tulang kuku
  • kuku anak pecah pecah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *