Darah Sulit Membeku? Kenali 9 Tanda dan Gejalanya

by

Darah memiliki tugas yang paling penting dari semua organ yang ada di tubuh Anda, yakni untuk terus berputar dan mengalir ke seluruh organ tubuh, selama Anda hidup. Tanpa jumlah darah yang sehat dan memadai dalam tubuh, Anda akan menjadi rentan terhadap berbagai penyakit, beberapa di antaranya bisa membuktikan mengancam jiwa.

Kadang-kadang, darah Anda melakukan fungsi penting dari suatu proses pembekuan. Ketika Anda terluka, darah Anda mengasumsikan tekstur seperti gel untuk memotong aliran dan mencegah kehilangan darah secara berlebih.

Darah Sulit Membeku? Kenali 9 Tanda dan Gejalanya
Namun, tidak semua gumpalan darah tersebut baik. Banyak bekuan darah dapat terjadi jauh di dalam pembuluh darah Anda, terutama pembuluh darah di kaki Anda, dan tidak ada hubungannya dengan cedera atau luka. Kondisi ini dikenal sebagai deep vein thrombosis (DVT).

Banyak faktor yang dapat menyebabkan DVT dalam tubuh Anda. Yang paling umum adalah merokok, obesitas, kehamilan, jantung dan penyakit paru-paru, kanker (terutama otak, tulang, pankreas, ovarium, dan limfoma), kemoterapi, terapi hormon (seperti penggunaan pil KB), dan kondisi peradangan seperti rheumatoid arthritis.

DVT bisa menjadi kondisi yang sangat berbahaya dan berpotensi mengancam nyawa. Gumpalan di pembuluh darah Anda dapat melepaskan diri, menuju ke paru-paru dan menghalangi aliran darah di organ tersebut. Nah, berikut adalah tanda-tanda dan gejala dari suatu bekuan darah yang tidak wajar yang harus Anda ketahui.

1. Pembengkakan

Pembengkakan, terutama di kaki dan sering disebut edema kaki, adalah salah satu gejala utama DVT. Anda mungkin melihat perbedaan yang signifikan dalam penampilan di satu kaki dibandingkan dengan kaki yang lain. Anda mungkin merasa seperti ada penumpukan cairan di kaki Anda saat Anda berdiri dan berjalan.

Meskipun kaki bengkak bisa disebabkan oleh banyak hal, bila dikombinasikan dengan faktor risiko DVT bersama dengan gejala lain, Anda memiliki alasan yang cukup untuk menduga DVT dan harus segera mencari pertolongan medis.

2. Nyeri

Pembengkakan mungkin tidak menyertai nyeri DVT, tapi sakit kaki dan nyeri mungkin terjadi ketika salah satu kaki mengalami pembengkakan DVT. Sakit kaki adalah salah satu gejala yang paling menonjol dari DVT, menurut sebuah studi tahun 2000 yang diterbitkan dalam Journal of General Internal Medicine.

3. Rasa panas yang tidak biasa 

Seseorang yang memiliki gumpalan darah DVT pada kaki mereka mungkin merasakan rasa panas yang tidak biasa di daerah bekuan telah berkembang. Hal ini biasanya disertai dengan gejala lain, seperti pembengkakan dan rasa sakit, tapi bisa ada tanpa gejala juga.

4. Lemah

Seorang pasien DVT mungkin merasa lemah pada area quadriceps mereka (yang terletak di tengah-tengah paha), dan mungkin sering merasa seperti kaki mereka tidak mampu untuk membawa beban tubuh mereka. Perasaan lemah ini dapat disertai dengan rasa pusing. Perasaan ini mungkin mereda setelah beristirahat untuk sementara waktu dan mengisi tubuh dengan asupan cairan yang cukup.

5. Demam

Demam ringan bisa jadi gejala DVT yang telah berkembang ke stadium lanjut. Bahkan, demam adalah gejala yang umum dan dapat menunjukkan hasil yang serius, menurut sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam Journal of Thrombosis and Trombolisis.

6. Sesak nafas

Ini adalah gejala mengkhawatirkan lain dari DVT dan juga menunjukkan emboli paru. Sesak napas adalah indikasi yang jelas bahwa gumpalan darah telah berhasil menetap di paru-paru, menghalangi tidak hanya aliran darah melalui paru-paru tetapi juga aliran udara, sehingga pernapasan terhambat.

7. Batuk

Batuk juga merupakan gejala yang menyertai DVT dan juga sesak napas. Ini adalah indikasi dari obstruksi yang disebabkan oleh gumpalan darah yang telah melakukan perjalanan ke paru-paru.

8. Keringat berlebihan

Selain berkeringat berlebiha, Anda yang menderita DVT juga cenderung merasa pusing, seolah-olah akan pingsan. Berkeringat di malam hari juga adalah gejala umum yang terjadi pada pasien dari kasus penyakit paru-paru.

9. Sakit dada

Ketika paru-paru seseorang diblokir karena pengendapan bekuan darah di organ tersbeut, mereka akan menderita ketegangan ekstrim ketika mencoba untuk bernapas, yang nantinya akan sering mengakibatkan nyeri dada yang tak tertahankan.

Simak juga:
(mw/kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *