10 Penyebab Tubuh Cepat Lelah dan Kecapekan

by

Hampir semua orang akan lelah bila terlalu banyak bekerja dalam durasi yang lama. Sangat lazim rasanya jika orang akan mengalami kelelahan. Karena lelah merupakan sinyal tubuh yang meminta Anda istirahat.

10 Penyebab Tubuh Cepat Lelah dan Kecapekan
Namun rasa lelah juga muncul karena faktor tertentu, seperti kurang tidur, jet lag, kurangnya aktivitas fisik, efek samping obat atau diet yang tidak sehat. Selain karena faktor-faktor tersebut, kelelahan bisa terjadi karena suatu penyakit. Jenis kelelahan yang satu ini wajib Anda waspadai.

Rasa lelah sebetulnya sangat berbeda dengan rasa kantuk, meskipun keduanya dapat terjadi pada saat yang sama. Jika Anda sering mengalami kurangnya energi dan kelelahan yang terus menerus, mungkin karena beberapa masalah kesehatan yang mendasarinya. Berikut penyebab medis kenapa Anda merasa lelah, letih, dan capek terus menerus.

1. Sindrom kelelahan kronis 

Salah satu alasan medis di balik kelelahan adalah sindrom kelelahan kronis (CFS). CFS melibatkan kelelahan parah dan melumpuhkan yang berlangsung selama berbulan-bulan.

Jika Anda mengalami kondisi ini, Anda mungkin mengalami kelelahan ekstrem setelah melakukan kegiatan yang menguras fisik atau pikiran. Kelelahan jenis ini biasanya tidak akan sembuh hanya dengan istirahat.

2. Anemia

Kelelahan adalah gejala umum dari semua jenis anemia. Anemia adalah suatu kondisi yang ditandai oleh rendahnya tingkat hemoglobin, yang merupakan bahan kimia pembawa oksigen dalam aliran darah. Kekurangan oksigen dalam tubuh menyebabkan kelelahan secara terus menerus.

3. Tiroid kurang aktif (Hypothyroidism)

Kelelahan adalah gejala yang sering dialami penderita penyakit tiroid, terutama mereka yang menderita hipotiroidisme atau tiroid kurang aktif. Kelenjar tiroid membantu mengatur metabolisme. Ketika kelenjar ini tidak membuat hormon cukup di tiroid, itu akan menghasilkan kelelahan konstan dan energi yang rendah.

4. Diabetes

Kelelahan adalah gejala umum di antara orang dengan penyakit diabetes, yang menghambat kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Menurut sebuah studi 2014 yang diterbitkan dalam Diabetes Care, kelelahan kronis adalah gejala yang sangat umum pada pasien diabetes tipe 1.

5. Fibromyalgia

Fibromyalgia adalah penyebab umum lain dari kelelahan kronis dan nyeri muskuloskeletal, terutama pada wanita. Hal ini digambarkan sebagai gangguan otot, sendi dan jaringan berserat. Dalam kasus fibromyalgia, kelelahan disertai dengan perasaan depresi.

6. Multiple sclerosis

Multiple sclerosis, umumnya dikenal sebagai MS, adalah penyakit autoimun yang mempengaruhi sistem saraf pusat – otak dan sumsum tulang belakang. kekebalan tubuh akan menyerang sistem myelin, yang merupakan lapisan isolasi di sekitar sel-sel saraf.

Kaum wanita biasanya lebih rentan terhadap penyakit ini dibandingkan pria. Kelelahan adalah gejala umum dari MS. Menurut National Multiple Sclerosis Society, 80 persen orang dengan MS akan menderita kelelahan.

7. Depresi

Depresi dapat membuat seseorang merasa sangat lelah, bahkan setelah istirahat malam yang cukup. Selain itu, orang yang mengalami depresi umumnya juga kesulitan tidur. Setiap jenis masalah tidur mempengaruhi tingkat energi Anda.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, lebih dari 350 juta orang menderita depresi. Kelelahan merupakan gejala umum pada pasien dengan depresi.

Ini telah dibuktikan oleh sebuah studi tahun 2004 yang diterbitkan dalam Psychiatry. Depresi memicu produksi yang lebih rendah dari berbagai neurotransmiter, yang menghasilkan kelelahan kronis.

8. Demam kelenjar

Demam kelenjar, juga dikenal sebagai mononucleosis menular, adalah infeksi virus yang menyebabkan kelelahan berat. Gejala lain termasuk demam, kehilangan nafsu makan, sakit otot, sakit tenggorokan dan kelenjar bengkak.

9. Sleep apnea

Sleep apnea adalah gangguan yang sangat umum yang dapat menyebabkan kelelahan di siang hari. Dalam gangguan tidur ini, pernapasan seseorang terganggu atau bahkan berhenti tanpa sadar saat tidur. Hal ini terjadi karena tersumbat atau menyempitnya saluran udara di hidung, mulut atau tenggorokan.

10. Menopause

Wanita yang premenopause atau akan melalui menopause biasanya sering merasa lelah. Estrogen, progesteron, tiroid dan hormon adrenal terlibat dalam mengatur energi sel dalam tubuh. Selama menopause, kadar hormon berfluktuasi banyak, yang dapat menyebabkan kelelahan.

Baca juga:
(mw/kr)

Informasi Kesehatan:

  • penyebab kecapkean

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *