10 Cara Detox Alami Untuk Menurunkan Berat Badan

by

Kenaikan berat badan adalah salah satu gejala utama dari kelebihan lemak dan zat beracun dalam tubuh. Racun menyebabkan peningkatan berat badan dalam berbagai cara, tetapi dua faktor utama adalah efek dari racun pada produksi hormon tiroid dan insulin.

Kelenjar tiroid mengeluarkan hormon pembakar lemak. Racun memperlambat metabolisme Anda dengan menghambat produksi hormon ini. Sementara itu, pankreas memproduksi insulin, yang bertanggung jawab untuk mentransfer kelebihan gula darah dari aliran darah ke sel-sel. 

10 Cara Detox Alami Untuk Menurunkan Berat Badan
Ketika racun menghambat produksi insulin dan ada lonjakan gula darah Anda, kelebihan gula mengkonversi lemak. Hal ini dapat menyebabkan obesitas dalam jangka panjang. Berikut adalah 10 cara untuk detoksifikasi guna menurunkan berat badan.

1. Puasa

Jika status kesehatan Anda memungkinkan, maka puasa dapat menjadi cara yang bagus untuk mendetoksifikasi tubuh Anda. Puasa membersihkan semua racun dari tubuh Anda dan membantu Anda merasa lebih ringan dan diremajakan.

2. Minyak Organik

Minyak bersifat mendetoksifikasi tubuh dengan cara yang luar biasa. Metabolismenya mengatur hormon tubuh dan menyebabkan penurunan berat badan. Memasukkan 1 sendok makan minyak organik, seperti minyak wijen, minyak bunga matahari atau minyak kelapa di mulut Anda.

Biarkan minyak di dalam mulut Anda selama 20 menit. Jangan berkumur, kemudian sikat gigi Anda. Ulangi setiap pagi dengan perut kosong.

3. Minum Lemon Water

Penumpukan racun di saluran pencernaan, menyebabkan berkurangnya kadar asam pencernaan utama yang disebut asam klorida. Asam sitrat ditemukan dalam lemon membantu produksi asam klorida yang merangsang saluran pencernaan dan menyembuhkan sembelit dengan memfasilitasi gerakan usus.

Baca juga: 10 Khasiat Air Lemon untuk Kesehatan

Air lemon juga merupakan diuretik yang sangat baik untuk membantu membuang racun yang tidak diinginkan dengan cara urinasi. Selanjutnya, lemon kaya pektin, zat yang mengurangi rasa lapar dengan menjaga Anda merasa kenyang lebih lama.

4. Minum Teh Hijau

Teh hijau mengandung kelas mikronutrien yang disebut polifenol. Polifenol mempromosikan detoksifikasi dengan membantu produksi glutathione, pembawa-antioksidan yang menghilangkan racun dari tubuh.

Sebuah studi tahun 2005 yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition mendukung fakta bahwa polifenol mempromosikan produksi glutathione. Ini menyoroti sifat menjanjikan teh hijau untuk detoksifikasi tubuh dan meningkatkan produksi hormon pembakar lemak yang dihambat oleh racun.

5. Makan Makanan Kaya Serat

Makanan berserat memiliki sifat detoksifikasi yang luar biasa. Serat dalam sayuran dan buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, menempel racun mengalir bebas keluar dari tubuh dalam tinja Anda. Selanjutnya, serat menginduksi perasaan kenyang dan mencegah makan berlebihan.

6. Jauhkan Diri Dari Dehidrasi

Hidrasi yang cukup merupakan langkah penting menuju pengaturan proses detoksifikasi dalam tubuh. Minum 8 sampai 10 gelas air merangsang saluran pencernaan dan gerak makanan yang pada gilirannya bergerak bersama racun keluar dari tubuh.

7. Hindari Makanan Olahan

Makanan olahan adalah sumber terbesar dari racun yang memasuki tubuh melalui konsumsi. Dicampur dengan bahan pengawet yang tak terhitung jumlahnya dan aditif, pemanis buatan, lemak trans dan sirup jagung fruktosa tinggi, makanan ini menyebabkan masuknya racun ke dalam tubuh yang mengganggu berat badan, dan mengendalikan hormon.

8. Pijat

Ketika ada penumpukan racun dalam tubuh Anda, Anda menjadi lamban dan cenderung kurang untuk berolahraga. Pijat detoks adalah cara sempurna untuk menghilangkan tubuh Anda dari racun ini. Tekanan diterapkan selama pijat merangsang organ yang berbeda dan otot, dan meningkatkan sirkulasi.

Seringkali, racun terjebak antara otot, menghambat aliran darah dan menyebabkan rasa sakit. Pijat detoks membuat racun ini keluar dan menarik mereka ke dalam sistem peredaran darah untuk eliminasi.

9. Olahraga

Sebuah studi 2011 mencatat bahwa darah, urine dan keringat yang dikumpulkan dari 20 individu menunjukkan derajat yang berbeda dari racunnya. Hasil lebih lanjut menunjukkan bahwa jumlah tertinggi racun itu disekresi melalui keringat.

10. Tidur yang Cukup

Otak melakukan fungsi vital menghilangkan racun saat Anda tidur. Ini adalah alasan tidur 7 sampai 8 jam setiap malam sangat penting ketika Andamencoba untuk menurunkan berat badan. Sistem saraf pusat memiliki kemampuan untuk menyerap racun lipofilik, yang cepat larut dalam darah. Ketika ini diserap oleh sistem saraf, mereka melakukan perjalanan ke otak dan menyebabkan sulit tidur.

(mw/kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *