10 Tanda Adanya Fibroid atau Tumor Jinak Pada Wanita

by

Fibroid atau tumor jinak yang tumbuh di jaringan fibrosa atau otot. Kaum wanita lebih berpotensi mempunyai fibroid dalam berbagai jenis ukuran. Fibroid dapat sangat kecil atau berukuran besar serta mencolok. Namun, dalam banyak kasus, mereka cenderung menjadi sangat besar.

Menurut National Institutes of Health, kebanyakan wanita Amerika cenderung untuk mempunyai fibroid selama hidup mereka. Penyebab fibroid sendiri relatif tidak diketahui, meskipun sebagian besar fibroid disebabkan karena genetik. Wanita gemuk lebih mungkin untuk mempunyai fibroid dibandingkan wanita sehat.

10 Tanda Adanya Fibroid atau Tumor Jinak Pada Wanita
Risiko mempunyai fibroid meningkat dengan usia selama tahun-tahun reproduksi. Sementara itu, wanita yang akan mengalami menopause berada pada risiko tertinggi terkena fibroid. Karena fibroid memiliki kecenderungan untuk kambuh, dokter sering menyarankan histerektomi untuk memerangi pertumbuhan fibroid.

Meski tidak menyebabkan kematian, fibroid tetap membuat sangat tidak nyaman dan mempengaruhi kualitas kehidupan seorang wanita. Berikut adalah 10 tanda-tanda peringatan bahwa Anda mungkin saja memiliki fibroid dalam tubuh Anda.

1. Pendarahan yang berlebihan dan berkepanjangan

Jika Anda mengalami perdarahan menstruasi yang berlebihan, atau jika menstruasi Anda berlangsung lebih dari 7 atau 8 hari berturut, Anda mungkin menderita fibroid. Banyak wanita mengabaikan aliran darah yang keluar di menstruasi tetapi berlebihan, atau beberapa wanita hanya tidak menyadarinya. Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda melihat ada kelainan seperti dalam siklus menstruasi Anda.

2. Nyeri panggu di luar siklus menstruasi

Jika Anda sering mengalami nyeri di daerah panggul luar siklus menstruasi Anda, ini bisa menjadi indikasi dari pertumbuhan fibroid dalam tubuh Anda. Fibroid besar menekan di sekitar daerah sekitarnya dan sering menyebabkan rasa nyeri di sekitar panggul. Kadang-kadang fibroid tumbuh sangat dekat dengan panggul, dalam hal lokasi, dan ukuran, biasanya memberi tekanan dan menyebabkan rasa sakit.

3. Pola kemih abnormal

Kandung kemih ini terletak di dekat rahim. Ketika beberapa fibroid tumbuh dari rahim, mereka menempatkan tekanan berlebihan pada organ tetangga, termasuk kandung kemih. Hal ini menyebabkan sering buang air kecil dan saat buat air kecil terasa sakit. Oleh karena itu, kebutuhan untuk buang air kecil terutama pada malam hari meningkat dengan adanya pertumbuhan fibroid.

4. Merasa kesakitan berlebih saat hubungan intim

Kehadiran fibroid di dalam dan sekitar rahim dapat membuat hubungan intim sangat menyakitkan bagi seorang wanita. Seorang wanita mungkin mengalami nyeri akut ketika fibroid tumbuh di sekitar saluran miss V atau leher rahim, yang menghubungkan miss V dan uterus.

Fibroid dapat menekan leher rahim selama hubungan intim dan dapat menyebabkan iritasi dan rasa sakit. Hal ini juga dapat menyebabkan perdarahan ringan.

5. Perut bengkak

Beberapa fibroid dapat menyebabkan perut bengkak atau perut menjadi lebih besar ukurannya. Karena orang lebih cenderung mengaitkan perut besar dengan kenaikan berat badan, itu adalah salah satu gejala yang paling disalahpahami dan diabaikan dari pertumbuhan fibroid.

6. Nyeri di punggung bawah

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana pertumbuhan fibroid pada rahim justru menyebabkan nyeri di punggung bawah. Ukuran fibroid bervariasi, dan beberapa ada yang terlalu besar dan berat. Selanjutnya, fibroid yang besar tersebut sering ditemukan terletak pada permukaan punggung bawah rahim. Ketika ini terjadi, punggung bawah Anda akan tertekan dan terasa sakit.

7. Infertilitas

Fibroid submukosa atau fibroid endometrium adalah jenis paling langka dari fibroid. Mereka berkembang di bawah otot-otot dinding rahim dan menuju endometrium. Fibroid submukosa memblokir saluran tuba dan menghambat lewatnya telur dari ovarium ke rahim.

Sementara penelitian tidak menunjukkan hubungan positif antara fibroid dan infertilitas, fibroid submukosa diketahui menyebabkan infertilitas dan menurunkan prevalensi kehamilan.

8. Keguguran

Fibroid submukosa (muncul dari lapisan rahim) dan fibroid intrakavitas (terletak di dalam rongga) sering dapat menyebabkan keguguran. Ketika telur dibuahi, perjalanan melalui tuba falopi ke dalam rongga rahim, dapat dihalangi oleh adanya fibroid submukosa tersebut. Fibroid dapat menyebabkan peradangan dalam lapisan dan menghambat pertumbuhan janin.

9. Sembelit

Fibroid subserosa adalah fibroid yang tumbuh di permukaan luar dinding rahim. Fibroid subserosa biasanya menekan rektum. Ini menghambat fungsi usus normal dalam tubuh dan dapat menyebabkan sembelit. Anda juga mungkin mengalami nyeri di dubur Anda.

10. Nyeri di kaki

Fibroid subserosa dapat menekan saraf tulang belakang. Sementara, saraf tulang belakang langsung berkorelasi dengan kaki, tekanan ini dapat menyebabkan kaki dan paha sakit. Sakit kaki juga dapat terjadi karena berbagai alasan.

Namun, jika Anda memiliki gejala nyeri kaki bersama dengan gejala lain dari fibroid, Anda patut waspada dan kemudian berkonsultasi dengan dokter Anda.

Fibroid merupakan tumor jinak yang paling sering dialami oleh wanita. Terap waspada dan selalu menjaga kebersihan dan kesehatan daerah kewanitaan Anda adalah salah satu hal yang Anda harus mulai lakukan dari sekarang.

Baca juga:

(mw/kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *