10 Alasan Kenapa Harus Berhenti Merokok Sekarang Juga

by

Merokok kurang diterima secara sosial di zaman sekarang ini. Kebanyakan tempat kerja, pusat perbelanjaan, bioskop dan toko melarang adanya kegiatan merokok. Banyak entitas pemerintah memberlakukan undang-undang untuk melarang merokok dari semua tempat umum yang berada dalam ruangan, termasuk bar dan restoran. Namun, meskipun semua langkah ini telah dilakukan, kebiasaan yang sangat mahal ini masih lazim di masyarakat.

10 Alasan Kenapa Harus Berhenti Merokok Sekarang Juga
Kebanyakan orang mulai merokok saat remaja, dan mereka kecanduan pada saat mereka mencapai usia dewasa. Ada berbagai alasan mengapa orang merokok. Mereka dapat mulai dari rasa ingin tahu, tekanan teman sebaya, keinginan untuk cocok dengan kelompok atau terlihat lebih tua dan matang, atau bahkan karena mereka sedang memberontak. Hal ini juga dapat dipengaruhi dari contoh orangtua atau digunakan sebagai sarana untuk mengurangi stres dan merasa lebih santai.

Merokok membunuh lebih banyak orang daripada obesitas, penyalahgunaan obat, penyakit menular, senjata api dan kecelakaan lalu lintas. Ada sekitar 600 bahan dalam rokok yang ketika dibakar memuat lebih dari 7.000 bahan kimia. Beberapa bahan kimia yang paling berbahaya dirilis dalam asap rokok adalah nikotin, tar, karbon monoksida, hidrogen sianida, formaldehida, arsenik, amonia, timbal, benzena, butana, kadmium, hexamine, toluena dan banyak lagi. Zat kimia ini berbahaya bagi perokok maupun yang terpapar asap rokok. Berikut adalah 10 alasan mengapa Anda harus berhenti merokok sekarang juga.

10 Masalah Kesehatan Karena Kebiasaan Merokok

  • Pemicu masalah pernapasan

Merokok adalah faktor yang paling penting yang berkontribusi pada perkembangan gangguan pernapasan, seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), asma dan tuberkulosis (TBC). Kedua perokok, baik aktif dan pasif beresiko tinggi dari masalah pernapasan.

Merokok menyebabkan atau memperburuk masalah asma di kalangan anak-anak. Asap tembakau dapat memicu atau memperburuknya. Merokok merusak saluran udara dan kantung udara kecil (alveoli) di paru-paru. Bahan kimia berbahaya dalam asap rokok bahkan merusak silia di saluran napas atas.

  • Meningkatkan risiko kanker paru

Merokok adalah faktor risiko utama untuk kanker paru-paru. Di Amerika Serikat, merokok bertanggung jawab untuk sekitar 90 persen dari kanker paru-paru. Menurut laporan 2009 yang diterbitkan dalam International Journal of Epidemiology, ada hubungan kuat antara merokok, tembakau dan risiko kanker paru-paru.

Non-perokok juga berada pada risiko mengembangkan kanker paru-paru, tetapi perokok hampir tiga kali lebih mungkin untuk menderita penyakit ini. Wanita yang merokok berada pada risiko lebih tinggi terkena kanker paru-paru dibandingkan laki-laki.

  • Diabetes tipe 2 

Merokok aktif dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2, menurut sebuah studi 2007 yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association. Hal itu dapat menyebabkan resistensi insulin, prekursor diabetes.

  • Mempercepat proses penuaan

Merokok dapat mempercepat proses penuaan kulit Anda, dan memberikan kontribusi untuk keriput dini, kulit kendur, garis-garis halus dan bintik-bintik usia. Penuaan kulit tidak hanya terbatas pada wajah. Perubahan muncul di seluruh tubuh.

  • Penyebab rendahnya kesuburan

Salah satu alasan di balik tingkat infertilitas meningkat di antara laki-laki dan perempuan adalah merokok dan paparan asap rokok. Menurut sebuah studi 2010 yang dipublikasikan dalam European Society of Human Reproduction and Embriology, merokok merusak sperma laki-laki dan menurunkan kemampuan sel somatik dalam mengembangkan embrio.

  • Mempengaruhi fungsi kognitif 

Kedua perokok, baik laki-laki atau perempuan, dengan atau tanpa riwayat keluarga demensia atau penyakit Alzheimer, mengalami penurunan mental di tahun pertama mereka merokok. Nikotin dalam rokok berbahaya bagi otak dan mempercepat timbulnya demensia atau penyakit Alzheimer dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

  • Meningkatkan risiko degenerasi makula

Perokok lebih mungkin mengalami masalah penglihatan, bahkan kehilangan penglihatan, karena berkaitan dengan usia degenerasi makula dibandingkan mereka yang tidak merokok.

  • Risiko ganda Rheumatoid Arthritis

Sebuah studi 2001 yang diterbitkan dalam Annals of the Rheumatic Diseases journal menemukan bahwa merokok secara teratur sangat terkait dengan rheumatoid arthritis (RA) atau radang sendi, bahkan pada pasien yang tanpa riwayat penyakit tersebut sebelumnya.

  • Penundaan penyembuhan luka

Selain menyebabkan banyak penyakit, merokok juga menunda jalannya dari proses penyembuhan. Merokok memberikan kontribusi untuk kesulitan dalam penyembuhan luka bedah dan patah tulang.

  • Kemungkinan stroke

Rokok mengandung nikotin serta bahan kimia beracun lainnya yang secara signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Ketika Anda merokok, bahan kimia berbahaya masuk ke paru-paru dan kemudian ke aliran darah, mengubah dan merusak sel-sel yang ada di seluruh tubuh Anda. Hal ini dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah dari arteri karotis ke otak, yang pada akhirnya dapat menyebabkan stroke.

Baca juga:

(mw/kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *