10 Penyebab Rambut Rontok Dilihat Dari Sisi Medis

by

Semua orang pasti mengalami rambut rontok saat mandi, keramas atau akibat styling, meski rontoknya rambut tersebut dalam jumlah yang sedikit. Kondisi tersebut sebenarnya normal. Rata-rata, orang kehilangan 50 sampai 100 rambut sehari, yakni helai lama rambut yang bisa diganti dengan yang baru.

10 Penyebab Rambut Rontok Dilihat Dari Sisi Medis
Tapi ketika rambut rontok berlebihan, itu bisa menjadi pengalaman traumatis dan menyedihkan bagi siapapun. Memang benar bahwa genetika, stres, penggunaan produk rambut berbasis kimia, alat pemanas untuk styling rambut, pola makan yang buruk, paparan kondisi iklim yang keras dan perawatan rambut yang tidak tepat semua dapat menyebabkan rambut rontok.

Tapi kadang-kadang juga bisa karena masalah kesehatan yang mendasarinya. Setelah masalah kesehatan disembuhkan, masalah rambut rontok berlebihan biasanya sembuh sendiri. Berikut adalah 10 alasan medis yang menyebabkan rambut rontok.

10 Alasan Medis Kenapa Rambut Rontok

1. Alopecia areata
Alopecia areata, gangguan autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut (struktur yang mengandung akar rambut), adalah salah satu alasan utama di balik rambut rontok.

Gangguan ini mempengaruhi baik pria dan wanita. Hal ini paling sering terjadi pada orang yang lebih muda dari 20 tahun, tapi orang-orang dari segala usia mungkin akan terpengaruh.

2. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Penipisan rambut serta rambut rontok dengan cepat adalah tanda-tanda umum dari PCOS, yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh. PCOS menyebabkan kelebihan testosteron atau androgen hormon dalam tubuh, yang berinteraksi dengan enzim yang ditemukan dalam folikel rambut dan mengkonversi ke dihidrotestosteron turunannya (DHT). DHT mengikat folikel rambut, menyebabkan mereka menyusut dan akhirnya mengarah ke tipisnya rambut.

3. Anemia

Mereka yang menderita anemia defisiensi besi sering mengeluh penipisan dan rambut rapuh. Bahkan, rambut rontok adalah salah satu gejala yang paling menonjol dan paling awal dari kekurangan zat besi dalam tubuh.

Karena tingkat zat besi yang rendah dalam tubuh, darah tidak memiliki sel darah merah yang cukup yang mengangkut oksigen ke sel-sel di seluruh tubuh Anda, termasuk folikel rambut. Tanpa oksigen yang cukup, rambut menjadi kehilangan nutrisi penting yang diperlukan untuk pertumbuhan dan kekuatan.

4. Hypothyroidism (Tiroid Kurang Aktif)

Hypothyroidism, atau tiroid kurang aktif, adalah penyebab lain rambut rontok. Kelenjar tiroid bertanggung jawab untuk mensekresi hormon tiroid, yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh, termasuk rambut Anda. Tiroid kurang aktif tidak menghasilkan cukup hormon tiroid, dan ini dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut Anda dan tekstur rambut pada kulit kepala Anda serta alis dan rambut tubuh.

5. Lupus

Lupus, jenis penyakit autoimun, juga dapat mengakibatkan rambut rontok. Pada penyakit ini, sistem kekebalan tubuh Anda sendiri menyerang jaringan sehat dan menyebabkan peradangan. Sebagai akibat dari peradangan pada kulit dan kulit kepala, rambut rontok terjadi. Bahkan, rambut menipis sering salah satu tanda pertama dari lupus.

6. Telogen effluvium

Telogen effluvium adalah penyebab lain sangat umum kehilangan rambut. Hal ini ditandai dengan onset mendadak kehilangan rambut difus selama beberapa bulan setelah peristiwa yang memicu.

Kondisi tesebut mungkin termasuk kehamilan, operasi besar, penurunan berat badan yang drastis atau stres yang ekstrim. Rambut rontok karena telogen effluvium sering terjadi saat keramas, styling atau menyikat.

7. Infeksi kulit kepala

Kulit kepala yang tidak sehat dapat menyebabkan peradangan pada folikel rambut, sehingga sulit bagi rambut untuk tumbuh. Bahkan, infeksi kulit kepala dapat menyebabkan rambut rontok.

Ada berbagai jenis infeksi kulit kepala, tetapi yang paling umum adalah tinea capitis. Ini adalah jenis infeksi jamur, juga dikenal sebagai kurap kulit kepala.

8. Defisiensi zinc

Tingkat zinc yang rendah dalam tubuh adalah penyebab lain dari kerapuhan rambut, kelemahan dan kerusakan yang sering diabaikan. Kekurangan zinc dapat mempengaruhi rambut di kulit kepala Anda serta alis dan bulu mata.

9. Kekurangan protein

Rambut terbuat dari keratin protein, sehingga asupan protein Anda secara langsung terkait dengan pertumbuhan rambut Anda dan kualitas. Protein ini penting untuk fungsi yang berbeda dalam tubuh yang mengatur hormon untuk perbaikan jaringan. Kekurangannys dapat menyebabkan beberapa gejala, termasuk helai lemah yang menyebabkan rambut rontok prematur atau rambut kering dan rapuh.

10. Arteri tersumbat

Arteri tersumbat dapat menyebabkan kerontokan rambut pada pria. Bahkan, pola laki-laki kebotakan, yang berarti kebotakan di puncak kepala pria, adalah tanda umum dari arteri tersumbat. Selain itu, dapat menyebabkan rambut rontok pada kaki.

Baca juga:

(mw/kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *