10 Gejala Tukak Lambung yang Tidak Boleh Anda Abaikan

by

Sakit maag atau juga sering disebut tukak lambung, adalah luka yang menyakitkan yang berkembang pada lapisan lambung. Maag ini terjadi ketika lapisan tebal berlendir yang melindungi lambung dari cairan pencernaan berkurang, sehingga memungkinkan asam pencernaan menggerogoti lapisan jaringan perut.

10 Gejala Tukak Lambung yang Tidak Boleh Anda Abaikan
via rd.com
Tukak lambung biasanya terbentuk di perut, namun kondisi ini juga dapat berkembang di usus kecil (bagian yang disebut duodenum) atau kerongkongan. Sakit maag sebenarnya masalah kesehatan yang dialami banyak orang. Satu dari 10 orang dewasa dapat mengalami tuakak lambung.

Apa penyebab tukak lambung?

Tidak ada penyebab yang pasti penyakit maag. Namun, para ahli melaporkan bahwa ketidakseimbangan antara cairan pencernaan dalam perut dan duodenum dapat menyebabkan maag. Kebanyakan ulkus disebabkan oleh infeksi dari jenis bakteri yang disebut Helicobacter pylori (H. pylori).

Penyebab lain tukak lambung diantaranya penggunaan obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) dalam jangka panjang dan produksi asam berlebih (hyperacidity) di lambung yang disebabkan oleh gastrinomas atau sindrom Zollinger-Ellison, salah satu penyakit langka.

Selama bertahun-tahun, banyak para ahli meyakini bahwa stres yang tinggi juga dapat menyebabkan peningkatan produksi asam lambung, sehingga menyebabkan tukak lambung. Namun, stres sebenarnya bukanlah penyebabnya, melainkan merupakan suatu faktor risiko.

Selain stres, faktor lain yang meningkatkan risiko tukak lambung yaitu minum alkohol berlebihan, merokok atau mengunyah tembakau, riwayat keluarga yang punya sakit maag, berusia lebih dari 50 tahun dan radiasi pengobatan ke daerah perut.

Oleh karena itu, sangat penting untuk segera mengobati penyakit tukak lambung. Karena jika tidak segera diobati, asam bisa terus menggerogoti dinding perut, menyebabkan perforasi dan perdarahan.

Itu sebabnya mengapa penting mengetahui tanda-tanda dan gejala maag, sehingga Anda bisa mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Berikut adalah 10 tanda-tanda dan gejala ulkus atau tukak lambung yang Anda tidak boleh abaikan.

10 Tanda dan Gejala Sakit Maag dan Luka Lambung

  • Nyeri di perut

Seperti halnya luka pada umumnya, salah satu gejala yang paling umum dari ulkus lambung adalah nyeri di bagian perut. Rasa sakit bisa dirasakan di mana saja antara dada dan perut.

Rasa sakit ini sering digambarkan sebagai rasa pegal dan juga sensasi terbakar. Jenis rasa sakit ini biasanya disebabkan oleh ulkus, tetapi dapat diperburuk oleh asam lambung ketika ada kontak dengan daerah ulserasi.

  • Perut mulas

Mulas biasanya merupakan gejala dari penyakit maag, tetapi juga dapat menjadi penyebab tukak lambung. Jika sensasi terbakar di dada mulai mereda dengan air atau antasida, maka itu bukan merupakan masalah yang besar. Namun, mulas yang konsisten, terlepas dari apa yang Anda makan, mungkin dapat menunjukkan gejala ulkus lambung.

  • Kembung

Kembung adalah gejala awal dari ulkus lambung. Orang yang memiliki maag sering mengeluh perasaan kembung, khususnya di bagian tengah tubuh mereka.

Kembung disertai sakit perut, pembengkakan di perut dan perasaan kenyang adalah gejala lain dari masalah kesehatan ini. Selain kembung, Anda juga akan memiliki dorongan untuk bersendawa lebih sering dari biasanya, bahkan tanpa makan apa pun sebelumnya.

  • Gangguan pencernaan

Selain sakit perut, maag juga dapat menyebabkan Anda memiliki gangguan pencernaan atau dispepsia. Bahkan, gangguan pencernaan adalah masalah umum bagi mereka yang menderita ulkus peptikum.

  • Mual

Mual, sensasi yang terasa seperti Anda ingin muntah, bisa menjadi tanda lain dari ulkus peptikum. Setiap jenis gangguan yang normal proses pencernaan dan ekskresi dapat menyebabkan mual dan kadang-kadang muntah juga.

Ketidakseimbangan cairan pencernaan dalam perut dapat menyebabkan mual ringan sampai mual berat, terjadi terutama di pagi hari saat perut kosong.

  • Kehilangan nafsu makan

Orang yang memiliki sakit maag juga terlihat mengalami penurunan mendadak dalam nafsu makan mereka. Hal ini dapat disebabkan oleh sakit perut yang tiba-tiba dan intens.

  • Intoleransi makanan berlemak 

Meskipun umumnya terkait dengan batu empedu, intoleransi makanan berlemak juga bisa berhubungan dengan penyakit ulkus peptikum. Intoleransi terhadap makanan berlemak terutama disebabkan oleh sensitisasi visceral dan dismotilitas lambung, terutama dalam kasus ulkus saluran pilorus.

  • Penurunan berat badan 

Untuk beberapa penderita maag, mereka juga akan mengalami penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan. Penurunan berat badan terjadi karena kurangnya nafsu makan, dicampur dengan mual dan serangan muntah.

  • Perubahan warna tinja 

Perubahan warna tinja juga tanda lain dari ulkus peptikum. Pendarahan di perut karena maag dapat menyebabkan perubahan warna tinja, mulai dari kuning ke hitam.

Perubahan warna, dan juga perubahan konsistensi tinja terjadi karena reaksi kimia darah dalam usus yang disebabkan oleh enzim pencernaan.

  • Muntah darah 

Darah dalam muntahan Anda bersama dengan rasa sakit di perut Anda adalah indikasi lain yang serius dari tukak lambung dan Anda tidak boleh mengabaikan gejala ini begitu saja.

Dalam beberapa kasus, muntahan mungkin terlihat seperti bubuk kopi. Ini adalah tanda bahwa ulkus telah terkikis melalui perut dan merusak pembuluh darah sehingga membutuhkan perawatan intensif.

Nah, itu tadi beberapa tanda dan gejala ulkus atau tukak lambung. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, mungkin memang ada yang salah dengan pola makan Anda. Segera berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Baca juga:

(mw/kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *