Benar Mana, Makan Buah Sebelum atau Sesudah Makan?

by

Buah merupakan bagian penting dari asupan makanan. Pentingnya buah dalam pola makan diakui memiliki manfaat yang baik oleh para ahli. Nah, pertanyaannya, berapa banyak jumlah asupan buah Anda setiap hari?

Lalu, apakah cara dan waktu Anda mengonsumsi buah sudah tepat?


Benar Mana, Makan Buah Sebelum atau Sesudah Makan?

Makan buah-buahan tidak berarti hanya membeli buah-buahan, kemudian mengupasnya dan hanya memasukkannya ke dalam mulut Anda kapan saja Anda inginkan. Nyatanya, tidak sesederhana seperti itu.

Sangat penting untuk mengetahui cara dan kapan waktu yang tepat untuk memakan buah-buahan.

Memasukkan buah dalam menu makanan Anda dengan cara yang tepat akan bagus untuk sistem perncernaan. Sebab, buah kaya akan serat sehingga proses dalam mencerna makanan pun jadi lebih mudah.

Selain itu, buah-buahan adalah sumber kalium, vitamin C, folat dan masih banyak lagi nutrisi lainnya. Tergantung dari jenis buahnya. Nutrisi dari buah ini akan membantu tubuh melawan penyakit, menurunkan risiko penyakit jantung, stroke dan tekanan darah tinggi.

Namun, makan buah sembarangan tanpa mengetahui gizinya dan waktu yang tepat saat memakannya justru dapat memicu banyak masalah kesehatan daripada manfaatnya.

Jadi, mana yang benar, makan buah sebelum atau sesudah makan?

Para ahli kesehatan menyarankan, mengonsumsi buah sebaiknya dilakukan pada waktu perut kosong atau sebelum makan.

Mengapa demikian?

Hal ini disebabkan karena ketika buah dimakan, proses pencernaan bekerja sangat cepat dan tubuh Anda akan menggunakan enzim yang berbeda untuk mencerna buah. Gula sederhana yang terkandung dalam buah perlu waktu banyak untuk benar-benar diserap oleh tubuh Anda.

Ketika buah tersebut Anda makan saat perut kosong, maka pencernaan Anda dapat lebih mudah memproses semua nutrisi, serat dan gula sederhana yang terkandung dalam buah. Ini adalah cara yang tepat dan optimal untuk mendapat manfaat dari buah yang Anda makan.

Selain itu, jika Anda makan buah saat perut Anda kosong atau sebelum makan berat, ada banyak manfaat yang Anda rasakan, diantaranya membuang racun dari tubuh, menyediakan banyak energi, serta membantu menurunkan berat badan.

Katakanlah, Anda makan satu porsi nasi lengkap dengan lauknya. Setelah itu, Anda mengonsumsi buah pepaya.

Pepaya yang seharusnya bisa langsung dicerna oleh usus justru terhambat oleh keberadaan nasi yang sebelumnya Anda makan.

Nah, kondisi ini akan membuat buah itu membusuk sebelum tercerna dengan baik, lalu terfermentasi dan berubah menjadi asam.

Jika dibiarkan terus-menerus dengan pola makan buah yang seperti itu, makan buah sesudah mengonsumsi makanan berat dapat menyebabkan masalah kesehatan lain yang berasal dari saluran pencernaan.

Manfaat lain mengonsumsi buah sebelum makan yaitu mencegah rambut beruban, botak, penyakit gugup, dan lingkaran hitam di bawah mata.

Kapan waktu yang tepat makan buah?

Waktu terbaik untuk makan buah adalah di pagi hari pada waktu perut kosong, atau sebagai camilan pertengahan pagi, di antara sarapan dan makan siang. Waktu-waktu tersebut sangat ideal untuk mendapatkan manfaat optimal dari gizi buah-buahan.

Jika Anda merasa sangat lapar setelah menyantap satu porsi buah, Anda dapat melanjutkan dengan mengonsumsi makanan lain. Namun perlu diingat, Anda harus tetap memperhatikan jenis makanan yang Anda konsumsi untuk dapat disesuaikan dengan sistem pencernaan Anda.

Satu lagi yang perlu diperhatikan adalah pastikan Anda menghindari makan buah mendekati waktu tidur. Pasalnya, buah mengandung banyak gula dan juga energi yang justru akan membuat Anda sulit tidur nantinya.

Baca juga:

(mw/kr)

Informasi Kesehatan:

  • buah yang dimakan sesudah makan nasi
  • makan buah sebelum makan dalam kondisi ginjal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *