Cara Mengurangi Berat Badan dengan Diet Tanpa Nasi

by

Program Diet Tanpa Nasi | Jika anda sedang dipusingkan dengan permasalahan berat badan yang tidak kunjung berkurang, ada baiknya anda segera mencoba salah satu program diet yang satu ini. Program diet tanpa nasi adalah salah satu program diet alternatif yang layak untuk anda coba.

Mengapa Diet Tanpa Nasi?

Seperti yang telah diketahui nasi memiliki kandungan karbohidrat yang sangat besar bahkan di Indonesia sendiri nasi telah menjadi sumber karbohidrat utama setelah gandung dan ubi.

Nasi termasuk jenis makanan berat kaya akan kalori karena itu dengan menghilangkan nasi dalam daftar menu anda maka akan memperbesar peluang kesuksesan program diet yang sedang anda jalankan.

Cara Mengurangi Berat Badan dengan Diet Tanpa Nasi
Kandungan karbohidrat yang ada yang ada pada nasi memang berguna sebagai pemasok energi bagi tubuh ketika akan melakukan berbagai aktivitas atau rutinitas sehari-hari.

Sayangnya, konsumsi nasi dalam jumlah berlebih hanya akan menyebabkan kelebihan berat badan, sebab sisa-sisa karbohidrat dalam tubuh yang tidak dipergunakan dalam proses metabolisme hanya akan menjadi cadangan makanan alis lemak yang tertimbun dalam tubuh.

Program Diet Tanpa Nasi

Kandungan gizi utama pada nasi adalah karbohidrat, air, dan sedikit serat. Sebenarnya nasi merupakan salah satu jenis makanan yang relatif mudah dicerna oleh tubuh manusia sehingga hal inilah yang menjadi alasan mengapa nasi dapat memicu kenaikan gula darah secara singkat.

Gula darah yang naik dengan cepat maka turun pula dengan cepat, hal inilah yang menjadi alasan kuat mengapa orang cepat lapar.

Bagi penderita kencing manis sangat tidak dianjurkan untuk memilih mengonsumsi nasi sebagai bagian dari menu utama karena alasan tersebut. Selain itu, kalori yang terdapat dalam satu piring nasi dapat mencapai sekitar 250 kalori, karena tingginya kalori yang disajikan sepiring nasi sehingga menjadi alasan kuat mengapa konsumsi nasi sangat tidak direkomendasikan bagi seseorang yang sedang menjalani program diet karena menyebabkan cepat merasa lapar lagi.

Sebenarnya bila anda mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar maka makan nasi tidak akan menyebabkan kegemukan. Namun akan sedikit berdampak bagi anda yang selalu memakan nasi tiap harinya, soalnya bila tidak kenyang masyarakat indonesia cenderung menambah jumlah nasi, padahal seharusnya yang ditambah adalah jumlah lauk-pauknya.

Tahukah Anda?

Jika melakukan program diet tanpa nasi selama sebulan akan mampu menurunkan berat badan anda hingga 2 kg per bulannya. Penurunan berat badan ini malah dapat menjadi lebih besar bila diselingi dengan rutin berolahraga secara teratur.

Di Indonesia nasi merupakan makanan pokok nomor satu untuk dikonsumsi. Bayangkan saja, hampir seluruh masyarakat Indonesia terutama mereka yang berada di bagian wilayah Indonesia barat bahkan menjadikan nasi sebagai sumber utama karbohidrat. Bahkan selalu disajikan tiap jam makan atau disajikan 3 kali dalam sehari.

Asupan karbohidrat yang berlebihan pada dasarnya tidak terlalu berguna bagi tubuh anda. Hal ini karena karbohidrat yang dikonsumsi secara berlebih hanya akan menjadi cadangan makanan berupa lemak. Inilah alasan seseorang mengalami kegemukan.

Ditambah lagi kebiasaan dari masyarakat Indonesia yang sering mencampur berbagai jenis makanan berat. Misalnya makan kentang dengan nasi atau sagu, jenis makanan ini sama-sama memiliki kandungan karbohidrat tinggi misalnya saja yang paling sering dijumpai adalah makan mie dengan nasi.

Banyak orang mencampurkan nasi dengan mie padahal kedua-duanya adalah sumber karbohidrat. Inilah yang akan menyebabkan berat badan lama-kelamaan semakin bertambah.

(mw/cw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *