Pengertian, Cara, dan Manfaat Diet Mediterania

by

Pola makan tidak sehat berkontribusi terhadapa kesehatan dan munculnya berbagai penyakit. Pada gilirannya asupan makanan tidak sehat telah menyebabkan anda menderita berbagai kondisi kesehatan seperti, diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, risiko tinggi kanker, dan lain sebagainya.

Pengertian, Cara, dan Manfaat Diet Mediterania
Kelebihan berat badan juga dapat menyebabkan osteoarthritis, masalah kandung empedu dan kesulitan tidur. Untuk menurunkan berat badan, ada berbagai jenis diet yang sedang diikuti oleh banyak orang. Salah satu diet yang sangat populer adalah Diet Mediterania.

Diet Mediterania berfokus pada pola dan proporsi makanan yang dikonsumsi. Diet ini sangat mengedapankan gizi tinggi karena menggabungkan banyak buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, minyak zaitun, unggas dan ikan serta membatasi daging merah dan. Lemak jenuh atau lemak trans juga sangat dihindari dengan diet ini.

Banyak peneliti telah membuktikan bahwa orang yang telah mengikuti diet Mediterania untuk beberapa tahun lamanya memiliki angka harapan hidup yang lebih tinggi.

Apa Manfaat Diet Mediterania?

Berlawanan dengan kepercayaan yang sudah beredar selama ini, diet Mediterania tidak semua berkaitan dengan masakan Mediterania. Diet ini memberikan kemudahan di mana anda dapat mengatur pola makan sesuai dengan preferensi selera.

Simak juga: Cara Menurunkan Berat Badan dengan Diet GM

Namun kuncinya, anda tetap harus menjaga proporsi yang tepat dan bahan-bahan alami. Anda tidak harus menguasai masakan Mediterania untuk dapat mengikuti program diet ini.

Berikut adalah manfaat kesehatan dari diet Mediterania.

  • Diet Mediterania mengutamakan serat makanan yang akhirnya memperlambat proses pencernaan sehingga menghentikan kadar gula dalam tubuh berfluktuasi intens dan karenanya memberikan perlindungan terhadap diabetes tipe 2.
  • Diet ini mengurangi risiko kardiovaskular seperti meningkatnya lemak jenuh dan secara otomatis mengurangi risiko serangan jantung atau masalah kardiovaskular seperti lainnya.
  • Diet ini juga melindungi terhadap risiko genetik stroke dan penyakit jantung dan membatasi anda untuk makan makanan yang dianggap menjadi penyebab utama penyakit tersebut, seperti roti tawar, daging merah, minuman beralkohol, dan makanan olahan.
  • Diet ini juga membantu dalam mengendalikan risiko tekanan darah tinggi dan kolesterol sehingga menjaga seluruh sistem kardiovaskular yang sehat. Telah terbukti bahwa orang-orang yang mengikuti diet ini memiliki kesehatan fisik yang lebih kuat.
  • Orang yang mengikuti diet ini dengan olahraga teratur memiliki otot-otot yang relatif kencang bahkan saat usia mereka sudah lanjut.
  • Beberapa peneliti mengatakan bahwa diet Mediterania mengedepankan pentingnya antioksidan dengan memasukkan kacang-kacangan dan minyak zaitun, yang membantu dalam memulihkan fungsi kognitif dari orang tua dan menjaga mereka aman dari penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.
  • Diet Mediterania juga telah membuktikan bahwa wanita yang mengikuti diet ini memiliki risiko kecil menderita kanker endometrium dan payudara. Bahkan risiko kanker endometrium berkurang lebih dari setengah.
  • Diet ini meningkatkan harapan hidup seseorang. Orang yang menjalani diet Mediterania memiliki peluang panjang umur hampir 20%.

Diet ini dikatakan untuk membantu dalam menurunkan berat badan, menjaga kadar gula darah yang sehat dan mengurangi risiko serangan jantung, depresi, Alzheimer dan bahkan stroke, bukan hal yang mustahil, bila anda mengikuti tipsnya berikut ini:

Tips 1:
Diet ini menonjolkan nutrisi dari makanan nabati seperti buah-buahan dan sayuran.

Tip 2: Biji-bijian sangat baik untuk kesehatan. Jadi, mulai menggunakan beras merah dan gandum utuh.

Tip 3: Jangan lewatkan kacang-kacangan. Gunakan pula kacang polong dalam menu diet karena menawarkan banyak protein.

Tip 4: Hindari camilan popcorn dan keripik. Camilan yang bisa anda konsumsi adalah kacang-kacangan seperti kenari, kacang mete dan almond. Kacang-kacangan sangat penting bagi tubuh anda.

Tip 5: Hindari semua jenis dari minyak dan mentega. Gunakan minyak zaitun.

Tip 6: Batasi konsumsi daging merah. Katakan tidak untuk semua sumber lemak jenuh.

Tip 7: Penuhi kebutuhan protein dari unggas dan ikan. Makan makanan tersebut dua kali dalam seminggu.

Tip 8: Hindari asupan semua jenis gula.

Tip 9: Selain gula, kurangi juga asupan garam. Terlalu banyak natrium juga tidak sehat bagi tubuh.

Tip 10: Minum jus anggur setidaknya dua atau tiga kali seminggu untuk mendapatkan cukup antioksidan.

(mw/kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *