12 Gejala dan Jenis Penyakit Anorexia

by

Anorexia adalah salah satu penyakit berbahaya yang mengubah penampilan seseorang dalam waktu sekejap. Gangguan ini ditandai dengan kehilangan nafsu makan.

Orang yang menderita penyakit anoreksia biasanya membatasi diri. Mereka hampir tidak makan makanan bergizi. Namun ada beberapa jenis anorexia dimana pada awalnya orang tersebut makan banyak, tapi setelah makan, mereka cenderung merasa bersalah kemudian memuntahkan makanan tersebut.

Terlepas dari apapun jenis anorexianya, jika seseorang menunjukkan tanda-tanda depresi dan nyaris tidak makan dan kehilangan banyak berat badan, penting untuk segera berkonsultasi ke dokter. Berikut adalah beberapa fakta tentang anoreksia.

Fakta 1

Beberapa orang yang menderita penyakit ini mencoba menggunakan obat pencahar secara berlebihan untuk memuntahkan makanan yang mereka makan. Padahal penggunaan obat pencahar membahayakan sistem pencernaan.

Fakta 2

Anoreksia menyebabkan kekurangan vitamin dan mineral, tulang lemah, kehilangan otot, depresi dan banyak masalah kesehatan lainnya.

Fakta 3

Pada dasarnya, orang yang menderita gangguan makan memiliki rasa takut berat badan. Mereka benci melihat kelebihan berat badan dan merasa bersalah setiap kali mereka makan. Mereka secara perlahan akan menderita depresi.

Fakta 4

Meski siapapun dapat menderita anoreksia, perempuan dikatakan lebih rentan terhadap anoreksia. Ada beberapa pilihan pengobatan untuk menyelamatkan seseorang dari gangguan ini.

Selama tahap awal, anoreksia tidak dapat diidentifikasi dengan cepat. Kadang-kadang, tanda-tanda anoreksia bisa salah karena efek samping dari obat.

Salah satu anoreksia adalah anoreksia nervosa yang dapat didefinisikan sebagai gangguan makan. Orang yang menderita gangguan ini cenderung terobsesi dengan berat badan.

Juga, orang yang menderita anoreksia, terus berpikir bahwa dia harus menurunkan berat badan untuk mendapatkan kembali ke bentuk badannya semula. Berikut adalah tanda dan gejala penyakit anoreksia:

  • Penderita anoreksia percaya bahwa ia adalah kelebihan berat badan, walaupun pada kenyataannya tidak. Hal ini biasanya karena masalah psikologis. Ini adalah alasan mengapa orang yang menderita penyakit ini mencoba untuk menurunkan bobot dengan diet dan berolahraga.
  • Pada tahap berikutnya, penderita anoreksia mengalami skeletally tipis. Gangguan ini tidak lain karena hasil dari diet yang berlebihan. 
  • Orang yang menderita anoreksia memiliki kebiasaan menahan rasa lapar. Mereka cenderung menunda-nunda untuk makan meski sudah sangat lapar. 
  • Kebiasaan makan dari orang yang menderita anoreksia tiba-tiba berubah. Mereka cenderung untuk makan secara sembunyi-sembunyi. Mereka akan lebih memilih untuk makan hanya beberapa jenis makanan dan cenderung untuk mengurangi porsi makan secara drastis. 
  • Gejala lain anoreksia yaitu berat badan turun tiba-tiba. Penyakit ini menghalangi tubuh untuk menyerap nutrisi yang diperlukan, penurunan berat badan akan menjadi salah satu tanda-tanda pertama dari anoreksia. 
  • Orang yang menderita anoreksia cenderung memakai pakaian longgar. Tujuannya untuk menyembunyikan perubahan fisik mereka. 
  • Pertumbuhan rambut di beberapa daerah seperti wajah, kaki dan tangan terhambat. Ini juga menjadi salah satu tanda-tanda peringatan dari anoreksia.
  • Pada perempuan, pola menstruasi berubah ketika menderita anoreksia. 
  • Mereka berhenti berbicara dengan anggota keluarga dekat mereka dan cenderung tertutup. 
  • Tanda lain dari anoreksia adalah tekanan darah rendah. 
  • Kulit kering juga merupakan salah satu tanda kekurangan gizi. Inilah sebabnya mengapa orang anoreksia terlihat pucat dan kusam. 
  • Terobsesi dengan berat badan ideal. Sesekali ia memeriksa berat badan dan khawatir berat badan naik. Gejala lain dari termasuk dehidrasi, kuku rapuh, kelelahan, pusing, kejang, rambut rontok, sembelit dan osteoporosis.

(mw/kr)

Informasi Kesehatan:

  • Macam penyakit anoreksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *