Beda Beras Merah dan Beras Putih, Mana Lebih Baik?

by

Anda mungkin sering mendengar bahwa beras merah lebih sehat dan lebih bergizi daripada beras putih. Beras merah dan beras putih, keduanya adalah sumber pati. Tapi meskipun memiliki manfaat yang sama dari kedua jenis beras tersebut, beras merah dianggap lebih unggul ketimbang beras putih.

Beda Beras Merah dan Beras Putih, Mana Lebih Baik?
 
Ada berbagai jenis beras di dunia ini, beberapa diantaranya dianggap kaya akan nilai gizi. Beras adalah salah satu makanan pokok di beberapa negara, dan rupanya bila beras dikombinasikan dengan bahan makanan lain yang mempunyai nilai gizi, maka akan membantu mengurangi berat badan.

Mengonsumsi lebih sedikit kalori adalah kunci dalam menurunkan berat badan. Salah satu makanan yang baik untuk menunjang program diet yaitu nasi.

Tapi, beras jenis apakah yang memiliki kalori rendah dan baik untuk kesehatan? Berikut adalah detail perbandingan kandungan beras merah dan beras putih.

1. Indeks Glikemik

Indeks glikemik adalah indeks yang paling penting yang mengklasifikasikan item makanan atas dasar seberapa cepat makanan itu akan menaikkan gula darah dalam tubuh. Semakin tinggi Indeks glikemik, semakin cepat makanan akan dicerna. Semakin rendah Indeks glikemik, maka lebih sulit dan kompleks makanan akan dicerna.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui indeks glikemik makanan tertentu. Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah sangat baik untuk menurunkan berat badan, mengatasi kelaparan, mencegah penyakit jantung, dan lain-lain. Menurut laporan, nasi putih memiliki indeks glikemik yang lebih tinggi dibandingkan dengan beras merah.

2. Kalori

Kalori dari makanan merupakan komponen yang paling penting kedua yang membantu untuk menentukan manfaat dari makanan tersebut pada tubuh manusia. Beras merah umumnya mengandung lebih sedikit kalori per porsi dari beras putih.

Satu cangkir beras merah yang dimasak menyediakan 218 kalori, sedangkan beras putih yang dimasak mengandung 242 kalori per cangkir. Jadi, jika anda mencoba mengurangi asupan kalori, beras merah adalah pilihan yang lebih baik.

3. Serat

Beras merah memiliki lebih banyak serat dan antioksidan, serta memiliki banyak vitamin dan mineral yang lebih penting. 100 gram (3,5 ons) dari beras merah yang dimasak menyediakan 1,8 gram serat, sedangkan 100 gram beras putih hanya menyediakan 0,4 gram serat.

4. Arsenik

Arsenik adalah zat kimia berat yang terkandung dalam beras. Arsenik pada beras merah lebih tinggi dari nasi putih. Konsumsi jangka panjang dari beras merah dapat menyebabkan penyakit kronis pada seseorang karena kandungan arsenik di dalamnya. Hal ini dapat menyebabkan kanker, diabetes tipe 2 dan juga penyakit jantung.

5. Risiko Diabetes

Beras merah sangat tinggi magnesium dan serat yang membantu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Menurut studi terbaru, dikatakan bahwa mengonsumsi beras merah mengurangi risiko diabetes tipe 2 pada seseorang.

Mengganti beras putih dengan beras merah dapat membantu menurunkan tingkat gula dalam tubuh dan juga mengurangi risiko diabetes tipe 2.

6. Risiko Penyakit Jantung

Karena lignan ditemukan dalam beras merah, hal ini membantu untuk melindungi hati seseorang terhadap penyakit. Lignan telah terbukti mengurangi jumlah lemak dalam darah, menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan di arteri. Mengonsumsi beras merah dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan mudah.

Untuk memudahkan anda, berikut adalah detail kandungan beras sesuai jenisnya, yang baik untuk dikonsumsi, dan tentunya baik untuk kesehatan.

1. Beras Putih

Karbohidrat: Beras putih menyediakan sekitar 53 gram karbohidrat. Beras putih mengandung 2,8 miligram zat besi dan 108 mikrogram folat. Sebagian besar vitamin dan mineral biasanya hilang setelah proses penggilingan.

Beras putih juga mengandung 0,5 gram lemak dan 4 gram protein. Beras putih tidak mengandung banyak serat makanan, yang merupakan komponen yang paling penting yang diperlukan untuk menurunkan berat badan.

2. Beras Merah

Beras merah adalah beras gandum yang memiliki nutrisi lebih dari beras putih. Tidak seperti beras putih, beras merah kaya vitamin dan mineral. Serat makanan: beras ini mengandung sekitar 4 gram serat makanan, yaitu sekitar 14% dari diet 2.000 kalori.

Lemak dan protein: Beras merah mengandung sekitar 2 gram lemak dan 24 gram protein per porsi. Karbohidrat: Beras ini berisi sekitar 45 gram karbohidrat, yaitu sekitar 15% dari diet 2.000 kalori.

Mineral: Beras merah adalah makanan jantung sehat dan juga melindungi kita terhadap berbagai penyakit dan penyakit seperti kanker dan diabetes karena kaya mineral.

(mw/kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *