Mitos dan Fakta Tentang Cegukan Serta Cara Mengatasinya

by
Mitos dan Fakta Tentang Cegukan Serta Cara Mengatasinya – Seringkah Anda mengalami cegukan? Cukup membuat kesal jika cegukan melanda dan tidak kunjung berhenti, bukan? Lubang udara di antara dua pita suara yang tertutup akibat kontraksi diafragma secara mendadak dapat menimbulkan suara ‘hik’ yang kita sebut sebagai cegukan atau dalam bahasa medis disebut singultus. Cegukan biasanya terjadi ketika kita makan terlalu cepat, kekenyangan, atau jika tidak segera minum setelah selesai makan. Umumnya cegukan berlangsung berulang-ulang selama beberapa menit dan akan berhenti dengan sendirinya. Hampir tidak ada yang menganggap cegukan sebagai masalah kesehatan yang berarti.
 

Banyak mitos yang sering kita dengar terutama dari orang-orang jaman dahulu bahwa cegukan mempunyai arti tertentu atau sebagai penanda akan suatu hal. Misalnya saja, jika seorang anak mengalami cegukan, itu tandanya anak tersebut akan cepat tubuh besar dan tinggi. Hal itu mungkin dikarenakan suara ‘hik’ yang timbul seolah-olah menimbulkan tekanan dari dalam tubuh ke samping dan ke atas, sehingga membuat tubuh anak cepat bertumbuh. Ada pula yang percaya cegukan dapat menjadi tanda bahwa ada seseorang yang sedang memikirkan atau membicarakannya entah itu hal baik atau buruk. Sebagian lagi menganggap bahwa cegukan berkaitan dengan adanya gangguan dari makhluk halus.

Mitos Cegukan Yang Dipercaya Masyarakat

1. Cegukan pada bayi
Jika masyarakat Indonesia menganggap cegukan pada anak menandakan pertumbuhan anak yang cepat, berbeda halnya dengan masyarakat di India. Di India, bayi yang cegukan menandakan ia sedang dalam keadaan sehat. Ada pula yang yang percaya jika ayah dan ibu bayi tersebut sedang dalam keadaan lupa atau sibuk tidak mengurus bayinya.
 
2. Cegukan di malam hari
Konon, ada seseorang yang sedang merindukan Anda jika cegukan terjadi di malam hari. Mitos lain menyebutkan bahwa ada makhluk tak kasat mata yang sedang ingin iseng bergurau dengan Anda. Apakah Anda percaya?
 
3. Cegukan saat akan bepergian
Cegukan bisa menjadi peringatan bagi seseorang untuk menunda perjalanan dalam beberapa menit atau jam. Hal ini dipercaya agar orang tersebut terhindar dari celaka saat berada di perjalanan.
 
4. Cegukan ketika bangun tidur
Percayakah bahwa Anda termasuk orang yang beruntung jika mengalami cegukan di pagi hari ketika bangun tidur? Ya, mitos satu ini menyebutkan cegukan yang terjadi ketika bangun tidur menjadi tanda bahwa Anda akan mendapatkan keberuntungan di hari itu.
 
5. Cegukan saat akan makan

Jika cegukan terjadi saat kita hendak makan, bisa jadi ada sesuatu yang kita lewatkan, seperti lupa berdoa atau tidak menawarkan makanan kita kepada orang lain. Entah mitos ini benar atau tidak, hal ini termasuk tradisi baik masyarakat kita yang tidak boleh ditinggalkan.

Simak Juga : Fakta Penyakit Difteri dan Cara Mengatasinya

Penyebab Cegukan Dilihat dari Kacamata Medis

Cegukan yang berhenti setelah beberapa menit termasuk cegukan ringan yang tidak berakibat terhadap gangguan kesehatan. Beberapa penyebab kontraksi diafragma ini antara lain :
  • Terlalu banyak makan
  • Minum alkohol yang berlebihan
  • Banyak udara masuk melalui mulut
  • Emosi berlebihan
  • Stress
  • Suhu perut yang berubah tiba-tiba
Jika cegukan berlangsung berjam-jam bahkan hingga berhari-hari, kemungkinan kesehatan Anda sedang terganggu. Sebaiknya periksakan ke dokter agar dilakukan penanganan lebih lanjut. Penyebab cegukan yang berlangsung lama bisa jadi karena adanya gangguan metabolisme tubuh, gangguan pencernaan, pernafasan, gangguan sistem saraf, atau reaksi psikologi. Obat-obatan seperti pereda nyeri, benzodiazepine, anastesi, dan kortikosteroid juga dapat menyebabkan cegukan sebagai efek sampingnya.

Cara Prakis Mengatasi Cegukan

Meskipun akan terhenti dengan sendirinya, kita dapat mengatasi cegukan dengan beberapa cara agar bisa berhenti lebih cepat. Cara sederhana yang dapat dilakukan antara lain:
1. Tahan Nafas
Cara ini yang paling umum dilakukan orang. Tahanlah nafas sekuat yang Anda mampu. Menahan nafas dapat meningkatkan kadar karbondioksida dalam tubuh sehingga cegukan mudah terhenti.
2. Minum Minuman Hangat
Minuman hangat yang masuk ke dalam tubuh akan memperlancar peredaran darah sehingga suplai oksigen terpenuhi. Setelah minum, bungkukkan tubuh Anda sambil menahan nafas. Cara ini juga mampu mengatasi cegukan lebih cepat.
 
3. Menekuk Kedua Lutut
Tarik lutut Anda ke depan dada dan tekan perlahan. Hal ini akan meredakan kontraksi diafragma Anda.
 
4. Headstand
Posisikan kepala Anda secara terbalik seperti sedang melakukan yoga.  Berdirilah di atas ubun-ubun dan luruskan kaki ke atas.
 
5. Julurkan Lidah
Ini dilakukan untuk merangsang saraf vagus dan nasofaring. Saraf vagus dapat mengatur kontraksi yang terjadi pada diafragma.
 
6. Mengulum Gula
Gula dapat merangsang otot diafragma. Kulum gula dalam beberapa menit lalu telan.
 
7. Es Batu
Tempelkan es batu pada tenggorokan Anda untuk merelaksasi saraf sehingga cegukan akan hilang.
 
8. Minum Air Perasan Jeruk Nipis
Kandungan vitamin C yang tinggi pada jeruk nipis dapat mengatasi gangguan pada saraf vagus. Peras jeruk nipis langsung ke dalam mulut tanpa dicampur gula agar khasiatnya lebih efektif.

Baca Juga : Fakta Tentang Pengidap Psikopat dan Bahayanya

Anda dapat melakukan salah satu dari cara di atas untuk mengatasi cegukan Anda. Jika dengan cara sederhana tidak menyembuhkan cegukan Anda, kemungkinan ada sebab serius yang membutuhkan penanganan khusus. Jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter.

 

Informasi Kesehatan:

  • Cegukan dimalam
  • motis dan fakta cegukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *